Takdirku

Takdirku

  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida sáb, may 15, 2021
Syuhada termenung duduk diam ditepi jembatan berjurang itu, pelan-pelan ia meneteskan air mata terkait dengan nasibnya yang tidak senada dengan rencana, ia bahkan tidak tau lagi apa sebenarnya yang ia cari didalam hidupnya, mungkin tentang ayahnya atau nasibnya yang belum juga dipertemukan dengan jodohnya. Ketika seseorang yang ia anggap pernah dekat dengannya, justru ia semakin ragu untuk menerimanya, sebenarnya banyak mimpi yang ia harapkan terwujud sebelum datang pangeran impiannya, namun hatinya pun begitu terasa hampa bila tak ada sang kekasih yang akan mengawal mimpi-mimpinya, namun apalah dayanya ia hanya gadis malang yang belum bisa membuka hatinya, menurutnya itu karena ia belum menemukan tambatan hati yang sesungguhnya. Akankah dia bertemu dengan jodohnya? atau siapakah kelak yang akan menjadi jodohnya?. Simak ceritanya sampai habis!!
Todos los derechos reservados
#770
religius
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • AsyLiam
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Cinta Ikhlas
  • Senja Assyifa [COMPLETED]
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Surga Yang Ku Rindukan
  • Mimpi dan Rahasia [DREAME]

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido