DON'T OPEN THE DOOR

DON'T OPEN THE DOOR

  • WpView
    Leituras 106
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, ago 14, 2022
Murid kelas XII-A, Elden School mendapatkan berita mengejutkan tentang 'teror pintu' pada hari pertama mereka menginjakan kaki di sekolah sebagai murid kelas XII. Melalui broadcast message yang beredar, pemerintah menerapkan kebijakan larangan keluar pada malam hari untuk meminimalisir dampak teror. Selama pemberlakuan jam malam tersebut, sekolah juga akan dipulangkan lebih awal. Awalnya, semua tidak peduli. Hingga keanehan mulai terjadi, menimpa satu per satu anggota kelompok 1 kelas XII-A. Mereka juga tahu bahwa para korban secara tidak langsung berhubungan dengan murid di sekolah. Mungkin pula pelakunya ada di sekitar mereka. Antara cinta, persahabatan, juga nyawa. Apa yang telah terjadi? Siapa yang dapat dipercaya? - Cerita ini diikutsertakan dalam #AuthorRising2020 Penerbit KataDepan
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • S Class[On Going]
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • GASA [end]
  • BATAS [Completed]
  • Memento Mori:Terror In Class X³ [✓]
  • About Us - SMA PRAWIRA
  • rahasia dibalik kasus lama
  • Mystro {On Going}

[🩰 CERITA INI MASIH ON GOING 🏀] CERITA INI MURNI HASIL KARANGAN SAYA SENDIRI 💯 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 𝙺𝚊𝚢𝚕𝚒𝚗𝚎 𝙴𝚕𝚕𝚊𝚛𝚊. "Juara satu Sehira! Kamu kapan dapatkan itu!?" Sang ayah membanting raport di meja dengan keras. "Kamu kapan mau membanggakan kami Sehira!?" Sang ibu juga memarahinya. Sang gadis menunduk dengan cemas. Tangan nya meremas rok abu-abunya. "Maaf, Shey belum bisa membanggakan Papa dan Mama." ★★★ 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚐𝚊𝚝𝚑𝚊. "Anak Papa juara satu terus. Sekali-kali juara terakhir dong Nak," ujar ayahnya sembari terkekeh. Ibu cowok itu mengelus rambut anaknya. "Papa ih, anaknya juara satu terus kok malah gak senang," balas sang ibu tertawa pelan. "Tau nih Papa. Besok-besok aku juara tujuh kayak waktu itu. Nanti nangis," ejek Wadan menahan tawa. ★★★ Mereka merupakan remaja kelas menengah atas. Perempuan dengan segala obsesi orang tuanya. Lelaki dengan keharmonisan keluarga nya. Lantas, apa konflik yang akan di hadapi oleh mereka ke depannya? Bagaimana dengan kelanjutan kisah antara 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 𝙺𝚊𝚢𝚕𝚒𝚗𝚎 𝙴𝚕𝚕𝚊𝚛𝚊 & 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 𝙼𝚊𝚐𝚊𝚝𝚑𝚊 dalam cerita ini. Apakah mereka akan bersaing untuk mendapatkan juara satu di kelasnya. Atau justru buih-buih cinta akan tumbuh di antara mereka berdua. Ikuti kisah 𝚂𝚎𝚑𝚒𝚛𝚊 & 𝚆𝚊𝚍𝚊𝚗 dengan membaca 'BERSAING ATAU BERSAMA? PILIH SATU!' sampai cerita ini selesai. START ➡️ 11 MARET 2025. FINISH ➡️ ❌ PLAGIARISME JAUH-JAUH. 🚫 DILARANG KERAS PLAGIAT, COPAS, DAN JIPLAK SEKALIPUN CERITA SAYA. Copyright by awanstroberii. Cover by Pinterest, Canva & Me.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo