MARVEL

MARVEL

  • WpView
    Reads 4,504
  • WpVote
    Votes 563
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 19, 2021
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] WARNING: 15+ Banyak kata-kata kasar, umpatan. Banyak kata-kata berbau 17+ tapi gak keterlaluan kok. "Lo ngeselin banget sih." Ucap Marcell karena sedari tadi adik teman nya itu selalu mengganggu nya. "Makanya beliin martabak yang di depan gang itu, pliss." Mohon velia dengan muka sok imut nya. Marcell diam tak menjawab, membuat velia kesal setengah idup, dengan senghaja ia menggoyang-goyangkan lengan Marcell. "Astaga, bisa diem gak sih? Gua hamilin tau rasa Lo."Kesal Marcell, ucapan itu membuat Velia diam sebentar. "Kan Abang nyuruh Lo nemenin gue, dan berarti Lo harus nurutin semua kemauan gue." "Konsep dari mana itu."Cibir marcell, entah mengapa ia banyak bicara ketika bersama Velia. MAU TAU KELANJUTANNYA? LANGSUNG BACA AJA!!! CERITA INI MURNI HASIL KARYA SAYA,JIKA ADA KESAMAAN DENGAN CERITA LAIN ITU KESALAHAN YANG TIDAK DISENGHAJA. TYPO BERTEBARAN. All picture from pinterest.
All Rights Reserved
#172
15
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • Semu [Completed]
  • ANTARES
  • M A R S E L COOL BOY [Proses Revisi]
  • Because I'm Stupid (End)
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • Love Affair : My Destiny
  • Albel

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines