Impossible Love [REVISI]

Impossible Love [REVISI]

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 3, 2021
Masalah seperti menghantamnya beribu kali. Takdir seakan menghinanya. Hidup seorang Bella dalam sekejap berubah tiada lagi rasa sanjung, sahabat, serta hidup berkelimang harta. Dirinya yang sebelumnya begitu dihormati dan menjadi wanita impian bagi semua wanita, tandas termakan oleh sebuah kenyataan bahwa Bella harus jatuh terpuruk dan kehilangan. Penderitaan itu seakan kembali terjadi begitu sang Ayah terbaring tak berdaya. Bella hanya bisa berharap penderitaan ini usai. Namun siapa sangka, takdir seakan menulis cerita akan pria kaya bernama Mario yang datang mengulurkan tangan padanya menawarkan hidup yang lebih baik untuknya. Apakah ini sebuah jawaban akan harapan atau malah menjadi bunga tidur yang menyakitkan?
All Rights Reserved
#614
kantor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HE OWNS ME
  • Hanya Kamu
  • My Arrogant Fiancé
  • Naretta
  • Marriage, Not Dating
  • Ossesione Alymer ( SELESAI )
  • Taming the Billionaire Beast - Book I
  • The Blooming Lady [completed]
  • Rahasia Istri Miliarder (Billionare's Wife Secret)
  • Debt of Desire (END)

[COMPLETE] [SEQUEL FROM DEVIL BESIDE ME] #1 in your mind Lisa mempunyai seribu cara untuk membunuh dirinya sendiri, tapi ia tidak lakukan. Lisa mempunya beribu kata maaf untuk diucap, tapi ia sepertinya tidak termaafkan. Ia mengiranya begitu. Guci antik mahal itu, mampukan Lisa memperbaikinya? Menempelnya kembali? Membuatnya halus seperti sedia kala? *** Bola mata biru itu membuatnya ketakutan, merasa rindu, dan bersalah. Dia berubah, bukan seperti yang ia kenal. Ia seperti monster yang siap menebas siapapun yang menganggunya. Sayangnya, monster itu menangkapnya. Memasukkannya dalam kurungan tanpa celah sedikitpun, mengikatnya dengan tali tak kasat mata. "Teruslah mengucapkan kata maaf. Lakukan sampai bibirmu kaku, hingga kulitmu dingin, hingga matamu tertutup." "Lakukan hingga kau mati, Lee." Tetapi ketika Lisa melihat mata yang tajam serta dingin dengan amarah itu, Lisa tidak menyadari bahwa ia menyisakan sedikit tatapan lembut dan nyaman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines