When We Were in Love

When We Were in Love

  • WpView
    LETTURE 219
  • WpVote
    Voti 37
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, feb 14, 2021
Gadis itu tersadar, menyadari bahwa dunia yang selama ini ia tempati adalah dunia novel yang tidak sengaja ia temukan ketika mengikuti ayahnya pergi ke kerajaan tetangga. Menemukan fakta bahwa ia hanyalah peran pendukung yang tak penting dalam novel itu, akhirnya mencari tahu dimana para peran utama dalam novel itu berada. Disaat kesibukannya mencari berbagai adegan peran utama saling bertemu, ia menyadari bahwa didalam novel itu, semua kehidupan tetap berjalan. Bertemu dengan pemuda yang dibencinya bahkan saat pertama kali bertemu, hingga menyadari banyak hal yang mulai melenceng dari novel itu. 🦋 Gadis itu meletakkan kedua tangannya di samping bahu pemuda itu, menempel pada tembok yang dibelakangi pemuda itu. "Yang mulia, bagaimana kalau kita membatalkan pertunangan ini?" tanyanya. Pemuda itu menatap sang gadis, tak lama ia tertawa culas. Mendekatkan wajahnya dengan wajah gadis itu. Saat mencoba mundur untuk menghindar, pemuda itu membalikkan keadaan yang tadi. Mengukung gadis itu persis seperti yang barusaja gadis itu lakukan. "Bagaimana ini, tapi aku menolak" ucapnya tepat didepan wajah gadis itu. 🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋 Jangan lupa klik bintang jika kalian meyukainya ☺☺ Happy reading ❤
Tutti i diritti riservati
#593
princess
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • [pjm] Servant of Evil ✔
  • I Just Do Everything I Want
  • Menghalangi Cinta Protagonis (END)
  • Blooming Baby
  • Note Tryopical Humperfall
  • TAKDIR MENJADI LEMBU IBLIS
  • The Beast PRINCESS⚔️
  • Long A dream [END]
  • Gadis Ku
  • Exchange Souls With Villains

[TELAH TERBIT! TERSEDIA DI TOKO BUKU ONLINE] Jiyeon tidak pernah tahu bahwa lelaki nomor satu setelah raja adalah seorang bocah tidak tahu sopan santun dan kejam di balik senyum menawannya. Jiyeon akui dia tampan. Wajar, dia adalah seorang Pangeran. Penampilan adalah segalanya. Dan satu hal yang Jiyeon pelajari. Seorang pangeran adalah manusia yang akan selalu mendapatkan apapun yang dia mau. Termasuk hidup Jiyeon. Semudah menjentikkan jari, orang itu dapat menghancurkan karirnya di teater dan menjadikan Jiyeon seorang budak. "Park Jimin keparat." ⚠️ warning ⚠️ : Contains mature contents such as graphic depictions of violence and others.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti