Story cover for GeoGabby by eerlijkya
GeoGabby
  • WpView
    Reads 20,841
  • WpVote
    Votes 1,019
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 20,841
  • WpVote
    Votes 1,019
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 31, 2021
Gabby sedang menikmati es krim di dapur

"By kamu dimana?" Seru Geo dari arah ruang keluarga

Dengan terburu buru Gabby langsung memasukkan es krimnya kembali ke dalam kulkas

"Ngapain di dapur?"

"Emm itu tadi hhmm Gabby minum"

Geo mendekatkan dirinyanya. Gabby terus mundur hingga menabrak tabel on top dapur, dengan sekali gerakan Geo mengangkat Gabby dan mendudukkannya di atas tabel on top dapur tersebut, ia mengukung Gabby dengan kedua tangannya

"Udah berani bohong ya" ucap Geo dengan senyumnya

Gabby meneguk air liurnya, sungguh Geo sangat menyeramkan walaupun kini sedang tersenyum

Geo mendekatkan wajahnya dan menjilat pinggir bibir Gabby yang terdapat bekas es krim

"Strawberry?" Tanya Geo sambil mengangkat satu alisnya

Gabby tidak berani menatap mata Geo, ia melirik kemanapun asal jangan ke mata Geo

"Itu hmm tadi Gabby minun susu strawberry"

"Sejak kapan di kulkas ada susu strawberry?"

"Hmm itu Audy, iya itu punya Audy, Gabby minta dikit"

Geo membalikkan badannya melangkahkan kakinya ke kulkas 

"Gabby mau cium" ucapnya dengan cepat untuk mengalihkan pikiran Geo

Geo menatap Gabby dan kemudian tersenyum smirk

"Kamu akan menyesal atas permintaan mu ini by" ucap Geo kemudia ia mengandong Gabby  berjalan meninggalkan dapur 

Bay bay eskrim batin gabby menatap kulkas yang mulai menjauh
All Rights Reserved
Sign up to add GeoGabby to your library and receive updates
or
#85cuddle
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
ON SIGHT (Completed) by prlstuvwxyz
59 parts Complete
CERITA DIPRIVATE ACAK [Enaknya sih baca THE CLIMB dulu, biar makin nganu] Humor-Teenfiction March 11, 2018, Highest rank #4 in Humor. "Lagi serius malah ngakak )':" "Btw ceritanya seru ka, bikin ngakak bacanya" "Hem makin lama makin geregetan nih cerita" "Tapi meskipun udh diulang-ulang bacanya tetep ngakak ya" "Mantap kak. Kocak habis sampek kyak orang gila ane dirumah ktawa2 sma hp" "Di setiap part ada aja kata-kata yang buat aku ngakak sendiri mantap om." "Sungguh teganya engkau udah buat gue nangis" "Bikin kepo bener" "Bisa aje lu pada bikin ngakak malming gini lagi.. baper qwe mah. Alip mkin kocak" "Sumpah ya lip bikin sakit perut lo, ketawa ngakak" "Mendebarkan" "Keren ,lucu, bikin ngakak, bikin anak orang baper pokonya mantap" "Seruuu banyak humor nya aku sukaa" "LUCUUUUUUUUUUUUUUUUU banget pake d. Abis baca cerita ini bisa buat mood jd bagus. "keren..gaul abis.authornya kreatif lanjutkan bakatmu kaka" "Good story" "Nyesek banget baca part ini" "Kejang-kejang gue baca episode ini" "Tolong ini baper udah level paling atas:)" "Njir, gue gak tenang bacanya karna sambil ngakak masa?" Ini hanyalah sebuah kisah klasik antara Rafka Garabaldi---anak PA (Pecinta Alam) dan Alyviah---anak PA' (read:peak). Dalam kamus pendakian, On Sight adalah pemanjatan satu kali berhasil pada satu jalur. Silahkan kalian hubungkan sendiri cerita ini dengan istilah itu setelah membaca nanti. Semoga ada hubungannya ya, karena kalau 'tidak ada hubungan' itu---pedih apalagi tidak dianggap oh sungguh sakit tak bernanah. Tapi, kalau memang tidak ada hubungan, mau dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu... "Tunggu saja waktu di mana Gunung Merapi lelah meletus mengeluarkan lahar panasnya dan waktu ketika Gunung Es luluh lantak karena meleleh." -On Sight- Selamat membaca cerita ini, semoga senang. Kuikut senang jika kalian bisa baper dan tertawa dalam waktu bersamaan. Awas ketagihan! Bijaklah dalam membaca :) Palembang, 22 Oktober 2017
||Perjodohan||✓ by guelyorakak
11 parts Complete Mature
Kanaya yang baru saja masuk di dalam sekolah baru nya harus mencuci sepatu cowok yang tidak tau di mana ia letak akhlak nya,hanya karena terkena bola basket lagi pula Kanaya tidak sengaja melempar nya tetapi lelaki itu mengancam Kanaya di keluarin dari sekolah ~~~ Tiba tiba Alaska meletakkan rambut Kanaya kebelakang telinga dan memajukan wajah nya ke wajah Kanaya, Kanaya yang tau maksud Alaska langsung membalikkan wajah nya "Tau juga lo" sahut Alaska "Maksud lo?" tanya Kanaya "Tau juga lo kalau gue mau cium bibir lo" "Ogah gue ngasih bibir cantik gue ke orang lain!" "Yakin?" Kanaya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, "lihat aja suatu hari nanti, bakal gue buat lo kenikmatan" batin Alaska "Lo pasti sudah tau arti dari kenikmatan kan?" bahas Alaska tiba tiba "Kenapa tiba² dia bertanya seperti itu?" batin Kanaya "Gue tidak tau, emang apa itu?" tanya Kanaya sok tidak tau "Kenikmatan itu seperti ini..." ujar Alaska memegang payudara Kanaya Kanaya segera menjauh dari Alaska, "Dasar ya otak lo mesum!" kesal Kanaya "Lo baru tau?" sahut Alaska sambil menggigit bibir bawah nya "Mending lo pergi aja dari rumah gue!" usir Kanaya • • • #1 Younghoon #1 Kanaya #3 Theboyz #1 NCT #2 Stray kids #2 Red Velvet Ini karya dari saya sendiri, saya memikirkan nya pakai otak bukan plagiat kalau ada kesalahan atau kesamaan mohon di maafkan karna saya tidak tau, pokok nya cerita nya hanya untuk bersenang-senang bukan bermaksud untuk plagiat karya orang lain Terima kasih
Blonde & The Cold Heart [END] by ZyraJeon_
37 parts Complete
[Sudah Revisi] ___ Zaranne Hamilton tidak pernah menyangka bahwa kepulangannya ke Jakarta hanyalah sebuah transaksi bisnis yang rapi. Sebagai gadis berambut pirang yang terus-menerus di-bleaching demi mempertahankan jati dirinya, Zee menganggap kehidupan di Universitas St. Valerius hanyalah tantangan membosankan. Dengan sikap angkuh dan koper elektrik hijaunya, ia siap menaklukkan siapa saja, termasuk Junael Maxwell. Zee menganggap Juna hanyalah Robot Manja yang perlu ia beri sedikit pelajaran. Namun, Zee tidak sadar bahwa sejak kakinya menginjak Jakarta, ia sudah kehilangan kebebasannya. Ayahnya sendiri telah menyerahkan Zee sebagai jaminan atas kerugian data besar yang ia timbulkan kepada seseorang. Junael Maxwell mungkin tampak seperti satu-satunya orang yang bisa ia ajak bicara di tengah kekacauan itu, namun benarkah Juna membantunya karena cinta? Atau jangan-jangan Juna hanyalah bagian dari skenario besar untuk mengurung Zee dalam jaring yang lebih gelap? Di antara perdebatan sengit, bau kimia dari rambut pirangnya, dan perasaan yang perlahan mulai tumbuh, Zee harus menghadapi kenyataan pahit bahwa orang-orang yang ia percayai justru adalah mereka yang paling ingin menghancurkannya. Mampukah Zee menemukan tempat pulang yang nyata di tengah pengkhianatan yang tak termaafkan? --- ⚠️WARNING Don't copy my story, please! Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak. Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani. Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.
You may also like
Slide 1 of 9
Eight Prince GoodLooking (End)  cover
Spoiled But Naughty (Completed) cover
Stay (Away) cover
I Love You My Neighbor (Completed) cover
ON SIGHT (Completed) cover
||Perjodohan||✓ cover
dimana janji tersebut cover
LDR cover
Blonde & The Cold Heart [END] cover

Eight Prince GoodLooking (End)

21 parts Complete Mature

"Max...Maxim..." seru Venus memanggil Max. Max keluar dari dalam kamar mandi. Betapa terkejutnya mereka berdua dalam keadaan seperti ini. Venus menjerit langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. "Manager ini, kenapa main masuk seenaknya, ini kan kamar cowok" "Mana gue tau lo baru mandi, lagian kenapa lo nggak pakai handuk sih" seru Venus masih menutup matanya. Maxim kalang kabut bingung dalam kondisi seperti ini, dia menarik selimut di atas tempat tidur dan menutupi bagian bawah tubuhnya. "Manager jangan pernah mengintip ya? Kalau mengintip, awas" ucapnya memperingatkan. "Untuk apa mengintip" jawab Venus memejamkan matanya dan menutupinya dengan kedua telapak tangannya. Namun tiba-tiba, "Maxim" seru D membuka pintu kamar. Dalam kondisi seperti ini kesalahan yang dilakukan Max adalah menarik Venus ikut masuk ke dalam kamar mandi. Venus berteriak ketika melihat Maxim dalam keadaan setengah telanjang, otomatis Max langsung membekap mulutnya, menariknya ke dalam kamar mandi dan langsung mengunci pintunya. "Maxim" seru D memanggil Max lagi. "Diam sebentar di sini, kalau kita ketahuan seperti ini bisa gawat" ucap Max berbisik. "Lo yang bikin masalah tambah rumit, kenapa lo narik gue ke sini?" bisik Venus sambil menyingkirkan tangan Max.