Ineffable Love (ON HOLD)

Ineffable Love (ON HOLD)

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 25, 2021
Arlen adalah salah satu murid yang tidak terlalu mencolok di sekolahnya. Ia tidak terlalu tampan, kaya raya atau memiliki selera fashion yang baik. Tipikal lelaki yang hanya akan dilihat sekilas jika ia berjalan di lorong yang ramai. Sampai akhirnya ia bertemu sosok gadis yang begitu menyita perhatiannya. Gadis yang memiliki wajah seperti putri dongeng yang terjun kedunia nyata. Tapi tunggu, ...gadis itu baru saja menghajar sosok preman hingga roboh dihadapannya?!
All Rights Reserved
#804
winwin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • APAKAH INI TAKDIRKU??
  • My Ice Girlfriend [END]
  • Cool Boy Vs Cool Girl [Completed]
  • Martanita [END]
  • CEZALINE
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • SI TAMPAN AERO
  • Zeefazka
  • ICE PRINCESS • (SUDAH TERBIT)

Seorang gadis cantik menikmati indahnya malam ditepi danau, beberapa helai rambutnya bergerak akibat angin yang menerpa kulitnya, namun pandangannya kosong, seorang pria melampirkan jaket dibahu gadis itu sebelum duduk disebelahnya, membuat gadis cantik itu menoleh pada pria tampan yang tersenyum kepadanya dan dibalas datar olehnya "Apa yang kau lakukan disini?"tanya pria itu memandang lurus ke depan, tanpa sadar ia merutuki pertanyaannya yang memang ia sudah tau jawabannya "Menikmati malam hari ditepi danau"ucap sang gadis menatap langit malam dipenuhi bintang "Nikmatilah, karna ini terkhir kamu bisa menikmatinya, besok kita akan pulang ke Indonesia, tak ada penolakan! Sudah dua tahun kamu pergi untuk mencari mereka dan menunggu disini, tapi tidak lagi, penantianmu sudah berakhir, aku akan melakukan apapun untuk senyummu tapi mengembalikan mereka aku tidak bisa, tapi jika membuka lembaran baru untuk hidupmu kurasa itulah langkah awalku mengembalikan senyum yang telah pudar sejak dulu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines