cinta untuk khanza

cinta untuk khanza

  • WpView
    LECTURAS 266,203
  • WpVote
    Votos 11,780
  • WpPart
    Partes 52
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 17, 2021
maafkan aku karna aku tidak sekuat itu. cinta yang membuatku tidak kuat untuk membagimu . walaupun Tuhanku menjanjikan surga untuk perempuan yang ikhlas di madu. *** seorang pria yang tak lain adalah Sean, duduk bersimpuh dihadapan istrinya dengan tubuh bergetar memohon pengampunan. hanya Allah yang tau bagaimana akhir dari cinta mereka . "biarkan aku pergi mas, ikhlaskan aku dan berbahagialah . doaku tak akan terputus walau hubungan kita berakhir" "kumohon jangan menghukumKu sejauh ini. Allah sangat tau sebesar apa cintaku zaa" dengan genggaman yang makin erat , dan kepala yang tertunduk membuktikan kekalutan Sean. khanza memegang kedua bahu sean untuk membantunya berdiri , membimbing suaminya itu duduk di kasur bersamanya . dengan senyum yang sangat manis tapi tidak sampai dimata, Khanza memegang kedua pipi suaminya untuk menghapus air mata yang menyayat hatinya . "mas izinkan aku melayanimu malam ini untuk terakhir kalinya. aku sangat merindukan kehangatan suamiku" Bagaimanakah akhir dari perjuangan cinta Khanza , perempuan shaleha yang mengorbankan perasaannya sendiri demi kebahagiaan keluarga suaminya dan Demi keutuhan suaminya .
Todos los derechos reservados
#893
religi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Assalamualaikum Imamku
  • The Sacrifice of Love (Xaqina Story)
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Pelukan Sang Rahman
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • KHAZARA (On Going)
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • Qanita

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido