Billy Cassy: Tapi Kita Putus

Billy Cassy: Tapi Kita Putus

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Bolehkah aku sekadar menyentuh ujung jarimu agar rindu ini terobati dan tangis ini terhenti? Bolehkah aku berlama-lama mengingatmu agar dada ini tidak sesak dan hidungku tak lagi terisak? Adakah hari ketika kamu menghampiriku untuk semacam mencicipi minuman pinggiran jalan bersamamu? Sudikah kamu mengumpulkan kembali serpihan mimpi yang sempat poranda meski nanti hanya terangkai sepatah kata? Ataukah ini tak berbeda dengan pesan spam di pagi hari ketika kamu menanti pesan dari yang terkasih? Haruskah kamu tahu, telah kusebut namamu dalam doa-doa malamku dan perih yang tak kunjung mengering. Doa di saat kamu terlelap atau mengejar mimpi-mimpi tentang kapuk randu yang ditiup angin. (UCAPAN TOKOH CASSY KETIKA PUTUS DENGAN BILLY)
All Rights Reserved
#469
film
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REUNI (Enam)
  • Past Love Part 1
  • RUMIT
  • I See You [COMPLETE]
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  •  ALZERA (On Going)
  • TRY
  • [✔️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi

~ini lanjutan cerita ~Black Code ~ Apa nak kita buat hari ni?" tanya Ali antusias karena sudah lama mereka di liburkan dari misi. "Aku tak tau," jawab Alicia. "Kau dah sehat betul-betul ke ni?" Ali memandang khawatir Alicia. "Mestilah, lama masa rawatan yang aku jalani, tak kan tak sehat lagi, dah baik kita cepat, jenderal dah tunggu." Alicia mempercepat langkah kakinya. Setibanya mereka di akademi, Ali di sambut riang oleh semua teman-temannya terutama ejen wanita yang baru selesai menjalani perawatan sehabis kejadian yang menimpa sebelumnya. "Wah, rindu sangat ngan kau, Ali." heboh Moon seraya meninju bahu Ali. "Haha, aku pun rindu juga dengan korang semua. Haa, Khai...macam mana misi korang semalam?" tanya Ali sambil mendekati sahabatnya itu. "Tak sepenuhnya berjaya," jawab Khai lesu. "Eik, kenapa?" "Tak pe lah, yang terpenting Black Code tu dah tak ganggu dia." ucap Jet seraya merangkul Khai. "Ye dan lagi kita dah berjaya selamat kan Rizka," ucap Chris menimpali. "Betul juga, Rizka kau tak cedera kan?, kita orang di bagi tau ejen Geetha yang kau tu tekena tangkap." ucap Mika sambil mendekati Rizka. "Iya, yang herannya gw gak ingat siapa yang udah nyelamatin gw." jawab Rizka yang terlihat sangat linglung. "Bukan diorang ke?" tanya Roza bingung karena yang mereka semua dengar Jet dan ketiga rekan mereka menyelamatkan Rizka dari ruang bawah tanah tempat ia di sekap. "Bukan, kita orang tejumpa Rizka dah tertidur kat luar ruang bawah tanah tu. Belum sempat masuk." terang Jet. "Belum lagi, Anggrek Merah masih belum tertangkap." ucap Rudy mengejutkan semua orang. "Tapi untuk masalah tu, uncle cakap kita orang tak kan ikut sertai misi penangkapan Anggrek Merah, jadi aku rasa kira orang dah benar-benar terbebas dari semua masalah." ucap Ali untuk menenangkan kegelisahan teman-temannya. ~Mohon maaf kalo update nya lama dan tidak terjadwal karena author sibuk memikirkan alurnya (⁠-⁠_⁠-⁠;⁠)⁠・⁠・⁠・

More details
WpActionLinkContent Guidelines