YOU ARE MY DESTINY

YOU ARE MY DESTINY

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Dulu aku berfikir mencitai dirimu adalah sesuatu hal yang paling menakutkan dalam hidup. Ku takut kehilanganmu, kutakut engkau bosan, ku takut engkau tinggalkan. Namun engkau meyakinkaku dengan memberikan hatimu untukku, memberikan cintamu padaku, dan engkau tak pernah membiarkan aku tersesat dalam kerinduan. Engkaulah detak jantungku, mengalir dalam nadiku, engkaulah jawaban dari do'a - do'aku. Dan tuhan membawamu menjadi takdirku -Billar Orang bilang butuh waktu yang lama untuk menyembuhkan hati yang terluka, tapi... kamu cuma perlu satu hari untuk mengembalikan senyumanku. Pertemuan kita rahasi alam, dan kehendaknya menuntunku menemukan cintaku. Cinta yang tidak meminta sempurna, cinta yang mengerti, dan cinta yang mencintaiku -Lesti
All Rights Reserved
#960
halu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Merayakan Kehilangan (Selesai)
  • Aisyah(TAHAP REVISI)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Tertulis Dalam Doa
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Kesenjangan NASAB
  • TOO MUCH (Tamat)
  • jangan percaya seseorang

Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu kau cemaskan aku lagi. Aku sudah ditemukan oleh seseorang. Yang seperti doamu dulu sebelum pergi meninggalkanku; yang akan benar-benar menyayangiku. Yang akan benar-benar mencintaiku. Kini aku telah ditemukannya, seseorang yang mencintai aku sebesar cintaku kepadamu dulu; atau bahkan lebih. Aku sudah bahagia sekarang. Tak perlu lagi khawatirkan kabarku. Salahmu telah kumaafkan, luka olehmu telah tersembuhkan. Tak perlu lagi merasa bersalah karena meninggalkan aku. Tak perlu lagi kau kasihani keadaanku. Hujan di kelopak mataku tak lagi memanggil namamu. Di dalam doaku namamu telah digantikan oleh nama yang baru. Aku sudah bahagia sekarang. Terima kasih telah memutuskan untuk pergi. Caramu menyakitiku kemarin, adalah cara Tuhan mempertemukan aku dengannya; Hari ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines