Not My Fault

Not My Fault

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 8, 2021
Bumi menjadi saksi bisu penderitaan seorang gadis lugu bernama Amy setelah tiga tahun dirinya di siksa tanpa tau apa penyebabnya dia harus mengalami hal suram ini. Semua siksaan dan bully-an sudah menjadi teman nya, sudah tidak ada lagi air mata yang tersisa, Amy hanya bisa pasrah dengan keadaannya saat ini. "Kamu kenapa selalu nyiksa aku?" Tanya Amy setiap hari pada Laura. "Lu bodoh-!" Jawab Laura dengan cepat. Itu lah kata-kata yang selalu terucap dari mulut Laura setiap Amy menanyakan kenapa dirinya selalu di perlakukan seperti ini. Sangat tidak mungkin seorang gadis kaya dan mempesona seperti Laura menyiksa gadis miskin seperti Amy hanya karena Amy bodoh, ada sesuatu yang menyebabkan Laura terus menerus menyiksa Amy, apa alasannya? Ini dia kisahnya, kisah Amy yang mencari tahu penyebab hidupnya seperti ini. Semoga kak Aca baca dan kak Aca suka🥰🐼
All Rights Reserved
#133
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • BULBUL! [END]
  • Nathina (Sudah Terbit)
  • BULAN (END)
  • Perfect person
  • AKSAFA (End)
  • Lima kuat sekawan [ End ]
  • Stop It, Darka! [END]
  • BULAN [Selesai]

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines