Ber-monolog

Ber-monolog

  • WpView
    GELESEN 3
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Feb. 6, 2021
WpInfo
Poesie
Hanya berisi curahan hati seseorang yang telah lelah, perasaannya gundah, dan memiliki bekas luka. Terima kasih sudah hadir, semoga kamu bertahan sampai akhir.
Alle Rechte vorbehalten
#432
monolog
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Dibalik Diam.
  • Just Words
  • KONSEKUENSI HATI
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • menangis
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]

kumpulan puisi tentang keadaan di sekitar bagaimana perasaan seseorang ketika kegelapan yang datang. Hawa dingin yang mampu membuat tubuh mu menggigil tanpa ada yang memberi sebuah pelukkan, agar kau tenang. kesedihan yang menyiksa seakan itu adalah pernyakit mematikan yang membunuh secara perlahan. jika kamu pernah atau tidak merasakan maka cobalah mengerti bahwa kesepian dan kesendirian itu sama, begitu menyakitkan. 🍂🍂🍂🍂 [TAMAT]

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien