Story cover for Hurricane by hilmahasanah
Hurricane
  • WpView
    Membaca 193
  • WpVote
    Vote 41
  • WpPart
    Bab 9
  • WpView
    Membaca 193
  • WpVote
    Vote 41
  • WpPart
    Bab 9
Bersambung, Awal publikasi Feb 02, 2021
Semuanya membuatku sesak. Di hadapanku Baba sudah tak bernyawa, dengan iblis itu yang masih berkali-kali menancapkan pisau, memutarnya dan merobek tubuh Baba. Kepalaku hendak meledak. Mataku tak bisa berkedip. Telingaku pengang. 

Kupandangi Abizard melangkah menujuku dan tertawa. Mulutnya komat-kamit mengucapkan sesuatu. Tapi telingaku tak mendengarnya. Kedua tangannya menunjuk ke arah Baba, mengantarkan pandanganku untuk menyaksikan tubuh tidak berupa miliknya. Wajahnya penuh sayatan dengan mulut robek. Jas dan kemeja putih nya tak tersisa, dan kini menampakkan perut Baba yang tercabik-cabik dengan usus terbuai. 

Nafasku menderu. Pendek, cepat. Ini mimpi. Sungguh kuharap ini mimpi. 

"Baba!!!" akhirnya aku berteriak sekencang-kencangnya dari dalam sebuah kotak lemari dokumen sesak yang menjadi neraka ini. Berharap ibu mendengarnya dan segera memelukku. Tapi ini bukan mimpi. Ini neraka yang kini semuanya tampak menghitam. 

***

"Aku gak mau berhubungan dengan siapapun!" tegas Athaya.

Laki-laki itu terdiam. "Kenapa Ay? Apa yang buruk dari sebuah hubungan?" 

"Karena pada akhirnya, apa yang dimulai pasti akan berakhir. Dan itu sakit. Aku gak mau ada perpisahan. Aku gak mau kehilangan." Athaya menuturkan dengan teriakkan yang melesak di penjuru ruang rawat. Tubuhnya gemetar sebab lagi-lagi pikirannya dipenuhi kenangan traumatis itu. 

"Dengar, Aya." Zahid berjalan mendekati Athaya. "Kamu hidup di dunia yang fana. memiliki memori indah untuk dikenang usai perpisahan akan lebih baik daripada seumur hidup kau diam di lingkaran kegelapanmu yang hampa tanpa warna." Zahid terdiam. "Izinkan aku menjadi warnamu." Zahid menyentuh pucuk kepala Athaya. Perlahan mengelusnya, mencoba memberikan rasa tenang, meredakan goncangan dan tangis tak tertahankan. 

Sampai isakan Athaya mereda, dan ia berkata dalam hatinya, "Kali pertama, aku merasa tenang, damai." 


***

Jangan lupa vote, follow, dan share ya. 
Terima kasih 😍❤️
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Hurricane ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#93thiller
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Shena Aquella {SELESAI}. oleh JeageSelber
66 bab Lengkap
•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
LOVE in SILENCE  cover
LANGIT & BULAN  cover
Stres In Life cover
Sejenak Luka cover
Shena Aquella {SELESAI}. cover
ARGA [TAMAT] cover
Assalamualaikum Imamku cover
Aku dan Luka [Sudah Terbit]  cover
Rekal Rara [END] cover
Paradise cover

LOVE in SILENCE

16 bab Bersambung

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]