MOON - ONESHOOT

MOON - ONESHOOT

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 4, 2021
Sama halnya seperti bulan yang hadir bersama dengan semua keindahan, dan tujuannya. Baek Ruhi selalu yakin bahwa Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu tanpa alasan. Tapi, tetap saja Ruhi masih bertanya-tanya kenapa Tuhan memberinya seorang Kakak seperti Baek Yunho? "Kenapa dia harus terlahir seperti itu?! KENAPA?!!" Karena kondisi Kakaknya yang berkekurangan, Ruhi selalu mendapat kesulitan. Ruhi benci Kakaknya yang tidak normal. Ruhi tidak suka Yunho yang selalu mengikutinya. "Aku harap dia pergi selamanya dari hidupku." Ruhi terlalu sibuk dengan kekecewaan dan keraguannya, sampai Tuhan menamparnya dengan sebuah jawaban. Sangat keras hingga rasanya Ruhi tidak mampu menunjukkan wajahnya. Ruhi lupa, bahwa bulan yang selalu ia kagumi setiap malam itu, juga diciptakan bersama kekurangannya.
All Rights Reserved
#181
menulisbarenghacin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stendhal Syndrome: Love Your Smile
  • Just a Moment
  • Kahfi dan Yumna 2
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • Aku Yang Gelap Dan Kau Yang Bersinar (Selamatkan, Aku) [Seri Peri]
  • I'M YOUR KING [BOOK 1] ✔
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)

[Aku bosen jawab pertanyaan yang sama. Ff ini udh ending, tapi beberapa chapter klimaksnya sengaja aku hapus. Maaf yaa.. So, tunggu sequelnya ajaa] Hidup memang tak akan mudah. Selalu ada batu disetiap likunya. Terkadang kita dapat menghindarinya. Namun, jika batu di jalan yang kita lewati terlalu besar kita akan terjatuh, bahkan tak dapat melewatinya. Baekhyun kecil tahu, hidup di dunia sangatlah sulit. Namun, entah mengapa Tuhan seakan murka, selalu membuatnya merasa bahwa ia hanya sendiri di rumah fana yang di buatnya. Hingga ia berkenalan dengan seorang lelaki yang dengan lancangnya memaki sifat cueknya kala itu. Dan Tuhan tak berhenti untuk mengujinya. "kau tidak tahu apa yang terjadi pada hidupmu bukanlah sebuah takdir, tapi sebuah perencanaan matang dari orang terdekatmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines