Suka Duka Anak Kedua

Suka Duka Anak Kedua

  • WpView
    Reads 758
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 24, 2021
Ini tentang Kiara Cantika, si anak kejepit alias anak kedua yang selalu merasa terdzholimi dalam lingkup keluarganya. Gimana enggak? Apa-apa mereka pasti manggil Kiara, nyuruh Kiara. Mulai dari si sulung yang suka nyuruh beliin pembalut di warung depan, sampe si bungsu yang suka minta cebokin sambil marah-marah. Rasanya, Kiara ingin kabur dan hidup damai di atas pohon toge saja. *** Fyi, ini cuma cerita ringan tentang kehidupan sehari-hari sudut pandang si anak kedua, tapi kalo dihayati agak lumayan dark sikit. NGOAHAHAHA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before I Knew Light
  • Rumah Penuh Cerita
  • Human Living (Slow update)
  • Constellations From The Room
  • si Sulung & si Bungsu
  • Can I ?
  • Kakakku Kembar Tujuh! | BoBoiBoy Ft. Readers

Dia tumbuh dalam sunyi, bukan karena tak ada suara, tapi karena tak ada yang benar-benar mendengarkan. Setiap hari terasa sama, langit yang muram, rumah yang hening, dan dunia yang seolah terlalu jauh untuk digapai. Ia tak berharap banyak dari hidup... sampai seseorang datang, bukan untuk menyelamatkannya, tapi untuk duduk di sampingnya. Diam. Menemani. Menyalakan cahaya kecil dalam gelap yang sudah terlalu lama ia anggap sebagai rumah. "Tak semua cahaya menyilaukan. Kadang, ia datang dalam bentuk kehadiran yang tenang." Sebuah kisah tentang beban yang tak selalu terlihat, kehangatan yang datang perlahan, dan pertemanan yang tumbuh dari percakapan paling sederhana. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

More details
WpActionLinkContent Guidelines