LOVE PAIN

LOVE PAIN

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2023
Elang Braga Wizra. Sang pangeran kampus yang di gandrungi oleh seluruh mahasiswi disana. Seperti namanya, Elang memiliki sorot mata tajam layaknya burung Elang dengan netra hitam kelam dan bulu mata lentik yang mengelilingi kelopak matanya. Postur tubuh tinggi tegap, wajah yang rupawan, dan otak jenius menjadi daya tarik cowok atletis itu. Tapi dibalik semua kesempurnaan yang dimilikinya, Elang menyembunyikan sifat dan sikap yang tidak banyak orang tahu kecuali pacarnya sekarang. Afwika Junita Hanifah, sosok gadis periang yang selalu memberi kehangatan bagi orang-orang terdekatnya. Tapi, sifat Wika ini tidak di terima dengan baik oleh Elang pacarnya. Wika terlalu sering memendam semuanya saat bersama Elang. Elang yang terlalu posesif padanya, Elang yang pencemburu, Elang yang temperamental, Elang yang sering membuat mentalnya jatuh dengan merendahkannya, dan Elang yang akan melampiaskan emosinya pada Wika. Semuanya sudah dirasakan Wika selama 1 tahun menjalin hubungan dengan Elang. Wika yang selalu menanamkan dalam hatinya bahwa suatu saat bisa merubah Elang, perlahan mulai merasa lelah dan ingin pergi "Sayang, please. Jangan kayak gini, aku nggak mau putus" "Aku minta maaf. Maaf sayang. Maaf" mohon Elang pada Wika yang duduk disampingnya "Aku capek El, capek sama semua sikap kamu yang selalu ngerendahin aku." lirih Wika dan mencoba melepaskan genggaman tangan Elang "Maaf. Aku minta maaf." lirih Elang dengan kepala tertunduk "Aku mau sendiri dulu" ujar Wika "Oke, aku kasih kamu waktu satu Minggu ya buat nenangin diri. Setelah itu, kita sama-sama lagi. Oke?" Mendengar ucapan Elang, membuat Wika tersenyum sinis tidak membalasnya kemudian memilih keluar dari mobil dan masuk ke dalam kosnya "Arghhh... Shit!!!!" Teriak Elang didalam mobilnya kemudian membenturkan kepalanya beberapa kali pada setir mobilnya Elang menatap lama ke samping kirinya dimana terdapat pekarangan kos putri yang ditempati Wika "I'm sorry Wika. I just love you so bad." ....
All Rights Reserved
#729
posesif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • When Two Hearts Collide
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • VINDEYLI
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Starlight Jeongin
  •  ANATHA
  • NALA 2: The Storm We Called Love

[Belum direvisi, EYD berantakan] Pernahkah kalian mendengar kalimat ini, "Setiap kebahagiaan yang kamu berikan kepada orang lain, akan kembali kepadamu bahkan lebih indah" Arka, seorang bocah yang belum genap berusia 15 tahun termenung mendengar kalimat itu diucapkan untuknya. Yahh.. Arka cukup memepercayainya. Tak ada manusia yang hidup tanpa sebuah cobaan, baik si kaya maupun si miskin memiliki cerita, luka dan tawanya masing masing. Tentu saja tak jarang, manusia diturunkan oleh semesta sebagai perantara penguji untuk sesama manusia lainnya. Karena itu, Terkadang rasa sakit yang paling nyata berasal dari orang terdekat, maka level tertinggi dari emasnya hati seseorang adalah memaafkan dan mengikhlaskan. Bagai berada didalam Andala, rasanya sungguh menyesakkan. Akan sangat sulit berdamai, namun Arka akan selalu mencoba memaafkan. Bukankah dunia hanya bersifat fana? Tentu saja, kalimat diatas bukan lah kata kataku. Kutipan itu berasal dari sebuah novel yang Arka baca, dan dari sana lah Arka mendapatkan kekuatan. Membuat orang lain terus merasa bahagia, tentu saja hal itu diluar kemampuannya. Tapi sungguh ketika orang lain tersenyum karena dirinya, adalah sesuatu yang berharga. Karena itu Arka sangat gemar menularkan tawanya untuk semesta, namun ia justru sering kali lupa bagaimana cara tersenyum ketika sendirian. Maka berterima kasihlah ia kepada setiap novel yang dibacanya, buku buku yang penuh rangkai kata indah itu selalu berhasil membawanya kekehidupan penuh warna. Karakter fiksi yang tercipta dari rasa sakit ataupun keinginan terpendam para penulis itu mampu menariknya dari kegelapan. Jadi jika kalian memutuskan untuk mengikuti keteguhan hati seorang bocah kecil kesayangan kedua abangnya ini, Maka ku ucapkan selamat datang pada kehidupan bahagia Arka Arelio! -Y21 September 2022 (Selesai dipublish pada : Minggu, 9 April 2023 Pukul 16.24 wib)

More details
WpActionLinkContent Guidelines