Kenapa Harus Ada Kita? (On Going)

Kenapa Harus Ada Kita? (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 3, 2021
(Genre : Sad Romance - Spiritual ) ***** Rasa kecewa dan sakit dirasakan Aruna, saat gadis itu harus kehilangan kasih sayang orang terdekatnya di masa kecil. Masa lalu yang tak pernah ia lupakan, hubungan ayah dan ibunya yang memutuskan untuk berpisah karena suatu alasan. Hal itu membuatnya memiliki pegangan hidup dan menjadikan pelajaran jika ia dewasa nanti. Semua tentang lukanya dan cinta yang pergi dalam hidupnya. Kembali merasakan kehilangan bukanlah keinginannya. Namun, segala sesuatu yang sudah ia rencanakan tak sesuai dengan takdir yang ia terima. Bahkan, kedatangan seorang pria yang tiba-tiba masuk dalam hatinya. Gema Sadewa, laki-laki yang telah menambah keterpurukan hatinya. 'apakah ia mampu bertahan atau mengakhiri segalanya? ' *** ☑Start : 02 Maret 2021 ☑End : -
Todos los derechos reservados
#7
gema
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Diary Zofanya
  • Berkisah Untuk Berpisah (On Going)
  • You Are Mine [Terbit]
  • Althais [END]
  • Setitik Luka Untuk Aya [TELAH TERBIT]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Raga Untuk Luna (ON GOING)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Apa yang Tertinggal
  • WUNDE ( Selesai )

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido