Yang awalnya ayra berjalan di depan kini ia berjalan sejajar dengan raffa, karena ia melihat semak-semak bergerak saat sedang mencari-cari barang. Raffa yang terus mencari-cari dengan bantuan senternya dan menyoroti ke segala arah. Tiba-tiba saja ayra mengumpat dalam tangan raffa dan juga memeluk tangan raffa. Ia menjerit ketakutan setelah melihat bayangan putih yang ada di depan dekat pohon. "Aaaaaaaa bunda" jerit ayra. Raffa yang melihat ayra tiba-tiba menjerit pun segera mengusap-usap punggung ayra dengan tangan yang sebelahnya. Ayra terus menenggelamkan wajahnya pada lengan raffa, dan enggan untuk membukanya.
More details