Story cover for ME (On Going) by AmelPutri311
ME (On Going)
  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Feb 03, 2021
Sepertinya semesta ikut merasa,

menurunkan air langitnya karna tau ada gejolak rasa panas didada yang harus dipadami oleh segemericik tetesan yg di hasilkannya, 

menimpahkan air suci di atas air mata bermaksud membiaskan luka....

Sepi, hampa udah jadi makanan sehari2
Hobi treakin orang dari balkon apart segabut itu hidup gw, -reina

Dia Dateng seperti membawa perubahan, 


"Jangan takut, seenggaknya ada gw temen Lo disini" -rafa

"Temen ya? 
Astaga sadar woyy 
Jangan kebaperan"




Baca aja, daripada gabut:)




#7 #teenfacation
#167 #kakel
All Rights Reserved
Sign up to add ME (On Going) to your library and receive updates
or
#29teenfacation
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Benalu [Terbit] cover
Surprise cover
Strong Girl Michella (END)  cover
Melody ✔ cover
Semu [Completed] cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
sebuah senyuman cover
My Doll {END} cover
Let Me Love You Longer cover

Benalu [Terbit]

75 parts Complete

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.