Mata Panah

Mata Panah

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing1h 1m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 19, 2026
Goblin mengepung permukiman itu. Permukiman yang penduduknya tidak lebih dari seratus orang. Anak-anak dan para manula telah diungsikan. Orang-orang yang bernyali ciut memilih menanggung malu daripada kehilangan nyawanya. Praktisnya, hanya ada 45 orang yang mengambil senjata untuk menghadapi para goblin. Meski begitu, tidak ada yang akan menyalahkan mereka karena mereka semua tahu mereka bagai telur diujung tanduk. Cover by: diankristiyo Note: - tinggalkan vote/comment biar semangat nulisnya. - Bila tidak ada halangan, akan update rutin satu bab/chapter setiap seminggu sekali pada kamis malam, waktu Indonesia bagian barat. - kalau bisa, commentnya berisi kritik dan saran. - terima kasih. πŸ’ͺπŸ’ͺ
All Rights Reserved
#129
anotherdimension
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Sorcerer's Cursed Love (REVISI)
  • He's Mine Not Yours βœ“
  • TAKDIR DUA RAHSIA [OG]
  • Aurorabilia
  • Falling For The Wrong Past
  • The Sincerity Of Crushed Love [ C ]
  • Cinta Bersemi di Dunia Lain
  • loveholic
  • PELUANG: MotoGP Uzair Abedeen

Fantasy Romance *** Hiva tidak pernah menyangka bahwa menolong seorang pria terluka di tengah hutan akan mengubah hidupnya selamanya. Rune, seorang penyihir buronan dengan mata merah seperti darah, membawa rahasia kelam, sebuah kutukan yang membuat setiap orang yang ia cintai diincar oleh kematian dan dilupakan dunia. Ia mencoba menjauh, namun takdir terus mempertemukan mereka dalam kehangatan yang semakin sulit dihindari. Ketika ancaman dari kerajaan Gelidorn semakin dekat dan takdir mulai menagih harga, Hiva harus memilih: bertahan dalam kenangan yang akan segera dilupakan, atau melawan takdir demi cinta yang mustahil? Namun, satu pertanyaan tetap menggantung di udara. "Bisakah seseorang melawan kutukan yang telah tertulis dalam darah?" *** Publish: 6 February 2025 Finish: 14 February 2025 Copyright Β©2025. JeaGray_

More details
WpActionLinkContent Guidelines