This Is Our Story's

This Is Our Story's

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 17, 2021
Ini tentang aku, kamu, dan sujudku. Didalam sujudku aku menyebutkan namamu, namun didalam sujudmu kamu menyebutkan namanya, bukan namaku. Aku menginginkan kamu, kamu menginginkan dia. Jelas berbeda kan? Ini lah alasan aku mencintai mu dalam diam, menatap mu dalam kelam, dan menyebutkan namamu setiap malam. Hanya itu yang bisa aku lakukan, mendoakan mu disepertiga malam, mengadu kepada allah, meminta kepada allah agar didekatkan. Kamu yang bukan untuku, atau sujudku yang kurang khusyu? Jika kamu bukan untuku, aku berserah diri, karna allah lebih tau mana yang terbaik untukku. Jika kamu untukku, maka cepat atau lambat allah akan segera mempertemukan ku dengan kamu. namun jika kamu bukan untukku, cepat atau lambat, namamu akan tergantikan dengan nama baru, nama seseorang yang allah pilih untukku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • For A Love
  • N O R A [on going]
  • Merayakan Kehilangan (Selesai)
  • Do you love me???
  • Enigma Sebuah Perasaan (End)
  • My Diary
  • Thank You ( Kim Taehyung ).
  • di akhir perang
  • Meski Saling Berdekatan

Maaf atas harapan yang terlalu besar kutitipkan hanya kepada seorang manusia. Semuanya telah usai, bahkan kita belum sempat memulainya Sudah kuceritakan semuanya pada semesta Bahkan sudah kubisikkan padanya aku mencintaimu. Baik baik tanpaku Ah, maaf, aku yang tidak baik baik tanpa kamu Aku sudah minta tolong pada semesta untuk jaga kamu dengan siapapun kamu nantinya. Waktumu sudah bukan untukku lagi Faseku di kamu sudah berakhir. Karena ketika ada datang selalu ada pergi Terimakasih atas hari hari denganmu Aku bahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines