My Special Ability is Perfect Replication

My Special Ability is Perfect Replication

  • WpView
    Reads 6,770
  • WpVote
    Votes 743
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 22, 2021
Bepergian ke dunia tempat energi spiritual dihidupkan kembali, binatang buas mengamuk, dan kemampuan meningkat. Yang lain mengendalikan guntur dan kilat, mengendalikan api, menjelma menjadi raksasa, kelahiran kembali dengan anggota tubuh yang terputus, teleportasi, telepati, memprediksi masa depan... Itu tidak baik! Dan saya... akan!
All Rights Reserved
#492
xuanhuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [3]The Deep Palace : Song of the Departing Phoenix/Li Huang Qu (深宫离凰曲)
  • This Is My Primitive Tribe《Dropped]
  • •END• Istri Kecil Sang Buddha dari Orang Terkaya
  • [1] Permaisuri Menggelora Dimanjakan Yang Mulia
  • [END]  Era Masa Depan Budidaya Makhluk Abadi
  • God-Like Extraction (Ekstraksi Seperti Dewa)

(NOVEL TERJEMAHAN) (Not Mine, Sepenuhnya Milik Penulis) Title : The Deep Palace : Song of the Departing Phoenix/Shen Gong Li Huang Qu (深宫离凰曲) Author : Bai Lu Wei Shuang (白鹭未双) Chapter : 134 bab ~Sept 2024~ Huang Niao adalah makhluk abadi, hanya selangkah lagi untuk mencapai Nantianmen, namun karena utang lama yang belum terbayar, ia terpaksa mengorbankan tulang abadi dan terlahir kembali sebagai manusia. Dalam kehidupan ini, ia adalah orang yang dipilih oleh Ibu Suri, memiliki takdir phoenix, membawa kepolosan dari dunia surga dan ketidaktahuan tentang dunia manusia, menikah dengannya sebagai permaisuri. Di balik segala sesuatu yang dilakukan tanpa mempedulikan konsekuensi, mungkin ada sesuatu yang diinginkan. Dia adalah Kaisar dari Negara Dong'ao, yang sombong dan bebas. Di balik nama hitam "Kaisar yang Sulit Didekati," tersembunyi rahasia yang mengejutkan. "Permaisuriku sangat menarik, bisa menari di langit, memanggil hujan besar, naik ke langit kesembilan, dan turun ke dunia bawah." Kaisar tertawa. Dia menjawab dengan polos dan lembut: "Apa yang kau inginkan, akan kulakukan untukmu." "Apa yang dilakukan manusia pasti ada keinginannya. Apa yang diinginkan permaisuri?" Dengan kepala miring, dia menjawab: "Mengorbankan kekuatan sembilan jiwa, membalas budi satu nyawa, jiwa menginginkan apa-apa lagi." Jika benar-benar ingin memberi, bisakah kau memberiku hatimu? Kaisar tertawa lagi: "Aku tidak pernah bersikap sopan, apalagi membalas budi. Jika kau ingin memberi, maka berikanlah." Burung phoenix menari, menyala seperti api.

More details
WpActionLinkContent Guidelines