Different Man

Different Man

  • WpView
    OKUNANLAR 209
  • WpVote
    Oylar 34
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadYetişkinDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Şub 23, 2021
Melihat darah Ava yang kembali mengalir deras dipunggungnya membuat Jeffrey memejamkan matanya. Hidungnya telihat seperti sedang menghirup dalam-dalam bau darah tersebut. Bibirnya sedikit mengeluarkan smirk. Ava terkejut saat Jeffrey mendekatinya tiba-tiba. Pria itu menatap luka dipunggungnya sembari menyentuh darah menggunakan dua jari tangannya. Bahkan lebih mengejutkan lagi saat Jeffrey menghisap darah Ava yang ada pada dua jarinya. "T-tuan, kau," Ucap Ava gemetaran. Merasa ada yang aneh dengan Jeffrey, Ava pun mundur perlahan berniat menjauhi pria itu. Pikiran Ava melayang kemana-mana, disatu sisi ia menebak jika Jeffrey itu adalah vampire. "Kau takut padaku?" Tanya Jeffrey. "Aku hanya menyicipi rasa darahmu. Apa itu salah?" 𓆰՞ Cute cover by @felix_leonardo ⸃⸃
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • La Vie en Rose
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • LOS ANGELES (family issues)
  • Love But Psycho [END]
  • Am I Scary?
  • Infatuated With Her
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • Desire behind Closed Eyes
  • Chain Desire

Wanita itu hanya menginginkan kesembuhan putrinya. Tak perduli bahwa harga dirinya akan terjun bebas. Mengemis dihadapan lelaki yang pernah singgah dihatinya cukup lama memang bukan ide yang bagus. Tapi, ia tak punya pilihan. Hanya cara ini yang bisa ia lakukan. Wanita itu berlutut dihadapan Jeffrey yang tengah mematung di depan pintu apartemennya. "Aku mohon Jeffrey. Aku rela melakukan apapun asalkan kau mau membantu putriku. Aku berjanji akan membayar berapapun untuk ini." Ucapnya dengan bersimbah air mata. "Putrimu juga putriku, Ciara." Batin Jeffrey dalam hati. Wanita itu hanya mengenakan sandal rumahan. Hanya mengenakan Baju seadanya, tanpa dilengkapi baju hangat. Mengingat cuaca diluar sana sedang tidak begitu bersahabat. "Berdiri Ciara!" Wanita itu masih menangis tersedu-sedu. "Aku bilang berdiri Ciara." Jeffrey meninggikan suaranya. Dengan perlahan Ciara berdiri dari berlututnya. Mensejajarkan tingginya dengan tinggi lelaki dihadapannya. Walaupun jarak tinggi mereka cukup jauh. Wanita itu hanya berhasil menatap dada bidang Jeffrey tanpa mendongakkan kepalanya. "Kau yakin mau membayar berapapun untuk itu?" Ciara mengangguk. "Berapapun dan apapun?" Wanita itu mengangguk lagi dengan lemah. "Puaskan aku malam ini. Kemudian aku akan memberikan apa yang kamu butuhkan." Ciara mendongak. Menatap Jeffrey dengan tatapan tak percaya. "Baiklah." Kali ini Jeffrey yang sedikit terkejut dengan jawaban Ciara. ~~~ Ini sebenernya dulu fanfiction Jaehyun NCT. Tp aku rubah jadi fiksi biasa. Nggak ada perubahan cerita. Emang aku unpublish terus ngulang publish lagi kayak dulu hehehe

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi