Berdamai dengan Masa Lalu

Berdamai dengan Masa Lalu

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 4, 2021
Anatasya Priadani Maheswari Masa lalu adalah kenangan buruk bagi dirinya dan ibunya. Perselingkuhan sang ayah dan sekretarisnya menyisakan luka begitu dalam bagi ibu, disaat itu pula, orang yang dipercayakan oleh Anatasya untuk menjaga hatinya memutuskan untuk menyudahi kehidupan percintaan keduanya. Demi persahabatan? Ya, itu yang dikatakan oleh Atara Kusuma Atmaja. Memutuskan untuk pergi bersama ibunya bukanlah hal yang mudah, keduanya bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidup, tanpa menoleh kebelakang, tanpa melihat orang-orang di masa lalu mereka. Lalu bagaimana ketika kehidupan keduanya mulai membaik, takdir kembali meruntuhkan pertahanan Anatasya? "Kembalilah kepada ayah, apapun yang pernah terjadi beliau tetap ayahmu. Maafkan ayah, hormati ayah seperti kamu menghormati ibu, kalian berdua cinta ibu" pesan yang ibunya sampaikan sebelum menutup mata. Bagaimana kehidupan Anatasya selanjutnya? Cover by Canva Follow ig : nhanaa132
All Rights Reserved
#649
sabar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Terakhir Anisa
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • A Story Never Told [21+]
  • AnDeVanZi
  • Eliinaa
  • Juan [REVISI]
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • Hilang

"Mencintaimu adalah Alasan agar Aku bisa bersamamu. tapi ternyata Kita Tidak di takdirkan untuk bersama. Aku turut mendoakan Kebahagiaanmu dgn pilihan orangtuamu. " Desah Anisa tangisnya pecah di hadapan lelaki yg ia cintai, lelaki yg selama 3 tahun ini menemani harinya. lelaki yg menghentikan perjuangan cinta Anisa. "Maaf !" ucap Azam Sendu menahan tangisnya di hadapan perempuan yg ia sakiti hatinya. "Aku Mencintaimu, Nis ! tapi Aku juga Tak ingin menjadi anak Durhaka ." lanjut Azam terbata-bata "Tidak Apa-apa, Zam ! Aku Mengerti Kondisi Kita" jawab Anisa terisak, namun tetap mencoba tersenyum di hadapan Azam. Cinta Memang tidak Pernah Salah, namun cinta kadang bersemi pada hati yg tak bisa saling memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines