How not to be an Antagonist

How not to be an Antagonist

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 21, 2021
Jia terbangun dengan tanpa ingatan. Setelah tidak sadarkan diri hampir seminggu, dia kembali ke sekolah seperti biasa. Tetapi semua tatapan heran tertuju padanya. Kebanyakan dari tatapan itu menyembunyikan perasaan lega... Jia bingung, kenapa tampaknya semua orang senang dengan fakta bahwa dia telah kehilangan ingatannya? Ternyata Jia dulunya jahat. Tidak hanya menyukai pacar sahabatnya, dia bahkan berusaha menghancurkan hubungan mereka. Bukan hanya itu, dia juga menjadi penyebab Kia yang katanya adiknya, pindah dari rumah. Jia menyesal dengan tindakannya di masa lalu walaupun dia tidak dapat mengingatnya. Terlebih lagi, ketika Kia mulai membahas tentang keluarga dan dirinya yang tidak berani pulang ke rumah. Apa yang harus dilakukan Jia?
All Rights Reserved
#409
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became The Antagonist
  • Memorist | END
  • Without Me
  • PRETENDING TO BE AN ANTAGONIST [END]
  • Trouble Corazón ( Masalah Hati Kita) (END)
  • Transmigrated Into a Novel [√]
  • Kutukan Tumbal
  • ARULA
  • IT'S ME NOT HER!
  • Broken Hearts [END]

Bagaimana perasaanmu jika terbangun di dalam raga orang lain? . Saat Arshinta Kiraina sedang menulis akhir karya terbaik sepanjang hidupnya, takdir berkata lain. Gadis malang yang sampai akhir hayatnya tak pernah merasakan kasih sayang itu kembali ke pelukan sang pencipta. Lucunya semesta belum mengizinkannya berpulang, ia malah terbangun di raga gadis asing. Kavya Arunika, nama dari pemilik raga yang di tempatinya. Entah kesialan macam apa yang menimpahnya, pemilik raga yang di tempati adalah tokoh antagonis dalam cerita yang dibuatnya. Tidak pernah sekalipun Arshinta membayangkan jika ia akan masuk ke dalam cerita yang di tulisnya. Ia memasuki tubuh sang antagonis bodoh yang terobsesi untuk memiliki tokoh utama pria. Rasanya terlalu mustahil, sebab sosok Arshinta dan Kavya merupakan kontradiksi yang salalu berlawanan. "Sekeras apapun gue nyoba untuk berbuat baik, gue akan selalu jahat di mata lo. Karena peran gue sebagai antagonis, bukan tokoh utama dalam cerita ini." -Kavya Arunika, IBTA [Dropped] ㅤ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ ㅤ⌗𝐃isclaimer : 𝟣𝟨+, bahasa, fiction, harsh words & broken english, excuse the typo(s), mentioning (blood, violences, some mental issues), kindly give feedbacks by (vote/comment).

More details
WpActionLinkContent Guidelines