Story cover for Until One Day by kumbangdaun
Until One Day
  • WpView
    GELESEN 191
  • WpVote
    Stimmen 27
  • WpPart
    Teile 7
  • WpView
    GELESEN 191
  • WpVote
    Stimmen 27
  • WpPart
    Teile 7
Laufend, Zuerst veröffentlicht Feb. 05, 2021
Arin, 20 tahun, seorang mahasiswi dan pecinta warna pastel. Tinggal di kos Mawar dengan tentram dan bahagia. Sampai suatu saat, bocah kecil datang lagi dari masa lalunya.

"Teh Arin, kalo suatu saat nanti sampe suka sama aku, traktirin semur jengkol bu Eti ya"

"Hah? Iya dah sekalian aku beliin sewartegnya biar bu Eti pensiun"
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Until One Day zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Don't Talk About Money von catheryn99
55 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
AT NINETEEN. (#01.Kisah Cinta di Kampus Biru) cover
King of Rejection (Fin) ✅ cover
√ [SEASON 2]  星と夜 (Hoshi to Yoru) || Hoshi & Yerin FF cover
Aruna | Mark Lee ✓ cover
Don't Talk About Money cover
The End (Bluesy 💙) END! ✔️ cover
Be Brave🔞(End) cover
Gak Peka cover
Love hate? | Zhong Chenle ✔ cover
because of you ↬ jww + jyr ꧂ ✔ cover

AT NINETEEN. (#01.Kisah Cinta di Kampus Biru)

8 Kapitel Laufend

Kisah tiga sahabat yang berusaha menggapai asa, cinta dan mimpi mereka di indahnya usia 19. Dera si musim semi ingin menjadi editor dan review film profesional, dia terpaksa menjadi pacar ketua preman kampus supaya rahasianya tidak tersebar. Aghi si musim kemarau, ingin menunjukkan kepada dunia kalau perempuan juga bisa berkuasa, namun sepertinya jatuh cinta kepada rivalnya sendiri. Lalu Laksita si musim hujan, impiannya sederhana, hidup bahagia bersama kekasih sekaligus sahabatnya sejak kecil, namun keadaan menjadi kacau ketika papan buletin sekolah menebarkan teror yang mengancam hubungannya. Selamat datang di dunia kampus biru. selamat menikmati masa-masa manis, asamnya hidup di usia sembilan belas tahun melalui cerita ini. Selamat bernostalgia.