BESTFRIEND!
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 4, 2021
Perasaan memang sering muncul secara tak sengaja dan kau tak bisa memilih perasaan itu melaju kearah siapa. Ketika yakin pada satu sosok, kau akan menaruh hatimu padanya. Selain hati, harapan juga kau taruh pada sosok itu, kau berharap pada sosok yang akan memenuhi ekspetasimu. Ekspetasi tentang hal-hal uwu yang dapat kau lakukan bersamanya, mungkin jadi hal paling sering berada di kepalamu ketika kau melamun atau melakukan aktivitas yang dirasa bisa menjadi suatu hal bersama. Namun, bagaimana ketika kau menaruh perasaanmu itu terhadap sahabatmu?Kau menganggapnya bukan lagi sebagai sosok sahabat tapi kau mengharapkan lebih dari itu. Memperjuangkan hubungan yang lebih, yang kau yakini akan berjalan sesuai dengan semua rencanamu. Mengungkapkan perasaan yang kau rasa memang untuknya. Bagaimanakah ini semua akan berjalan?Akankah memang rencanamu yang Tuhan aminkan?atau patah hati jadi bagian utama dan penting kisahmu?Kehilangankah jadi jawaban semua ini atau kebahagian akan menjadi hal mengejutkan dalam perjalanan ini? "Lalu bagaimana kalau aku bilang, aku yang punya rasa itu padamu?"
All Rights Reserved
#82
virtual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • Dear Future (new version)
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Mutualism Symbiosis
  • Everything Happens for a Reason
  • In Case
  • SalFlo
  • ONE MORE TIME

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines