Story cover for Next Meteor by Salsadill910
Next Meteor
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 05, 2021
"Bodoh "

Seorang gadis dengan rambut Se bahu tersenyum dengan Air mata yang melesat 

"Kau pikir mengorbankan Sebagian Sel otakmu untukku dan Ingatan kita bertaut ?"

"Bodoh "

"Seharusnya kau membiarkan aku amnesia "

"Dan kau akan menunggu ku kan ? Tapi sekarang aku harus menerima hukuman dari kelakuan bodohmu itu "

Ucap Gadis itu 

"Orang tuamu sangat marah tau "

Gadis itu memegang perban di kepala Sanga lelaki 

"Bodoh kau seharusnya berpikir dulu Bukan kah kemarin kau memaksaku mati matian untuk lihat hujan meteor ? Malah kau yang pingsan Bodoh "

Air mata gadis itu jatuh tepat di telapak tangan sang lelaki dan ada sedikit getaran

"Sekarang aku harus pergi darimu Hiks "

"Tapi "

Gadis itu mengambil kalung di sebelah meja itu kalung sang lelaki yang diberikan ke si gadis dan kini 


Gadis itu memisahkan pernik kalung itu ya mainan kalung itu ada dua satu bintang Dan satu bulan sabit 


Gadis itu melepas gelang perak yang ia pakai lalu memasang Yang bintang di miliknya dan memasang Yang bulan kembali di kalungnya 

"Aku kembalikan lagi yaa  hehe jangan marah hiks aku akan pergi dan entah kapan datang lagi "

Gadis itu mencium sekilas telapak tangan sang kekasih

"Aku mencintaimu "


Gadis itu mengambil Foto nya dan Lelaki itu lalu merobek tepat dimana mereka berdua terpisah 

Foto yang bagian sang gadis ia sembunyikan di bawah telapak tangan kiri karena biasanya kalo menjenguk mereka akan memegang telapak tangan kanan

Lu foto sang lelaki diselipkan si gadis di dalam buku Bersampul warna Tosca 

" Aishiteru  aku akan pergi dan lupakan aku "





" PERGI KAU JALANG ! "


gadis itu langsung berlari saat Ibu dari sang lelaki masuk 


" Lucky Kun !!!   "

Gadis itu tersenyum lalu menghapus air matanya dan tersenyum 


"Aku harap kita bertemu di hujan meteor yang sama selanjutnya "
All Rights Reserved
Sign up to add Next Meteor to your library and receive updates
or
#9tokufans
Content Guidelines
You may also like
Your Beautiful Eyes (END)  by arkhafa
44 parts Complete
Baca dulu 3 part ya, kalau seru maka lanjutkan hehe Happy Reading dan jangan lupa Vote sebelum membaca ya 😇 ________________________________________ Sorot mata yang tajam namun juga indah. siapa sangka aku bertemu lagi dengan mata indah itu setelah sekian lama aku jatuh hati lagi dengan kerlingannya kerlingan mata yang bagaikan senja disore hari Mata itu memang indah namun ada penyesalan mendalam setiap kali aku bertatapan dengannya. Rasa penyesalan yang mendalam dan rasa bersalah yang takut tak termaafkan. Andai kau tau aku telah jatuh hati denganmu, dengan binar mata indahmu Kau adalah penenang bagiku, melihatmu adalah candu untukku. Tapi apa kau akan memaafkan aku Keyra Ulfa Mutiara? Aku mohon jangan pergi lagi dari hidupku Jadilah pelita yang menerangkan hidupku yang penuh kegelapan karena kesalahan. ~Dafa~ Cinta? aku tidak tau apa itu cinta... Aku mendayung sampanku hingga ke tengah lautan Ombak besar sering kali menerjang, Aku sendirian, menghadapi badai yang tak segan menyerang Aku hanya berpegang pada Sang Pencipta Kasih sayangnya menolongku, membawaku menepi pada indah nya pulau Desir angin di pulau itu menyejukkanku Ku temukan seseorang yang begitu sangat membuatku jatuh hati ketika aku melihatnya senyumnya memberikan rasa nyaman tersendiri Tapi bagaimana jika dia yang aku cintai adalah orang yang telah membuatku juga berada di tengah lautan. membuatku menerjang badai besar dengan hempasan ombak tanpa ampunan Haruskan aku memaafkannya dan menerimanya? Oh Allah lapangkanlah hati ini agar mampu mencintainya dan menerima kesalahannya ~ Keyra ~
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
ONLY SIX BOYS by mnd_aul
13 parts Complete
{RESMI DITUTUP} "Hanya enam pria!" kata papa. HANYA enam? Oh, ayolah! impossible. Tidak mungkin aku menikahi enam laki-laki sekaligus. Bahkan aku tidak mempunyai perasaan untuk keenam-nya. Pernikahan bukan hal sepele. Pernikahan adalah suatu bentuk keseriusan dalam sebuah hubungan dan ikatan lahir batin antara dua pasang kekasih. Pernikahan hanya dapat dilakukan sekali dalam seumur hidup. Pernikahan sejatinya didasari oleh rasa cinta dari sepasang kekasih. Bagaimana aku bisa menikah dengan mereka tanpa didasari rasa cinta? Dan lagi satu, Gue masih sekolah, woy!! Yaaaa, walaupun masih perjodohan tetep aja ini terlalu cepet! Dan gue tetep gak mau dijodohin!! Bagaimana nasib ku ke depannya? . . . . "Oh, ini calon istri kita? B aja ih." "Cantik sih, tapi sayang gak laku!" "Aelah...masih imutan anj•ng tetangga." "Kalah jauh sama mantan gue." "Cih...gak menarik!" "Gak ada yang lain, pah, mah?" "GAK USAH KECAKEPAN LO PADA! MUKA GAK SEBERAPA AJA BELAGU!" kata ku. . . . "Jadi, JADI KAU YANG MELAKUKAN INI?" teriakku pada sesosok di depan ku. Sesosok itu diam, tidak menjawab pertanyaan ku. Ia ingin menyentuhku, namun dengan kasar aku menepis tangan kotornya. "KENAPA KAU MELAKUKAN INI? APA KESALAHAHNYA PADAMU?" Apa dosa yang dia perbuat sampai mendapat hukuman tidak adil seperti ini. Dan parahnya manusia iblis ini yang menghukumnya? Ini tidak adil! Ini sangat tidak adil! Aku tidak akan menerima ini semua, akan ku balaskan dendam ku pada mereka semua! . . 📌WARNING : -Bahasa Kasar -Alur agak berantakan -Bahasa non-baku & baku -Typo bertebaran -Karakter milik ©monsta -Ide&Alur murni milik @mnd_aul 📌DON'T PLAYGIAT! 📌Bijak'lah dalam membaca. HAPPY READING 📖 & Don't forget to leave a trace!
You may also like
Slide 1 of 10
VAGALDARA [TERBIT] cover
Your Beautiful Eyes (END)  cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
Epilog Tanpa Prolog cover
DESPERATE (COMPLETED) ✔ cover
langit biru  cover
Tiga Belas Misi ✔️ cover
ONLY SIX BOYS cover
Because I'm Stupid (End) cover
Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End) cover

VAGALDARA [TERBIT]

63 parts Complete

CERITANYA LENGKAP YAWW🧡 BACA DULU SEBELUM BERARGUMEN ⚠️⚠️ seorang gadis yang menikah dengan kemauan orang tuanya hanya karena demi kebaikannya dan kebaikan perusahaan ayahnya, tetapi menurut gadis itu menikah dengan cara seperti itu ia merasa tersiksa oleh itu "lo jangan pernah berharap gue bisa cinta sama lo" ucap suami gadis itu. "Vaga!! Bisa anterin gue ke rumah sakit?" Pinta gadis itu. "Ck. Apaan sih lo, nyusahin banget tau gak" kesal Vaga. "Bentar doang Ga" mohon Dara pada Vaga. "Mati aja Lo sana, nyusahin banget jadi orang" *** "gue mau cerai, Vaga..." degg!! "Lo gak bercanda kan, Ra?" *** "Lo udah bunuh pacar gue anjing" "Bukan gue Vaga, dia jatuh sendiri" "Bacot lo anjing" Plak *** "Mati aja sana, Lo gak penting tau gak" *** "Lo ngapain sih, jangan meluk" *** "Buka baju Lo, liatin tubuh jalang Lo itu ke semua siswa di sini" ** "Sedih banget sih hidup lo, dasar jalang"