
"Bodoh " Seorang gadis dengan rambut Se bahu tersenyum dengan Air mata yang melesat "Kau pikir mengorbankan Sebagian Sel otakmu untukku dan Ingatan kita bertaut ?" "Bodoh " "Seharusnya kau membiarkan aku amnesia " "Dan kau akan menunggu ku kan ? Tapi sekarang aku harus menerima hukuman dari kelakuan bodohmu itu " Ucap Gadis itu "Orang tuamu sangat marah tau " Gadis itu memegang perban di kepala Sanga lelaki "Bodoh kau seharusnya berpikir dulu Bukan kah kemarin kau memaksaku mati matian untuk lihat hujan meteor ? Malah kau yang pingsan Bodoh " Air mata gadis itu jatuh tepat di telapak tangan sang lelaki dan ada sedikit getaran "Sekarang aku harus pergi darimu Hiks " "Tapi " Gadis itu mengambil kalung di sebelah meja itu kalung sang lelaki yang diberikan ke si gadis dan kini Gadis itu memisahkan pernik kalung itu ya mainan kalung itu ada dua satu bintang Dan satu bulan sabit Gadis itu melepas gelang perak yang ia pakai lalu memasang Yang bintang di miliknya dan memasang Yang bulan kembali di kalungnya "Aku kembalikan lagi yaa hehe jangan marah hiks aku akan pergi dan entah kapan datang lagi " Gadis itu mencium sekilas telapak tangan sang kekasih "Aku mencintaimu " Gadis itu mengambil Foto nya dan Lelaki itu lalu merobek tepat dimana mereka berdua terpisah Foto yang bagian sang gadis ia sembunyikan di bawah telapak tangan kiri karena biasanya kalo menjenguk mereka akan memegang telapak tangan kanan Lu foto sang lelaki diselipkan si gadis di dalam buku Bersampul warna Tosca " Aishiteru aku akan pergi dan lupakan aku " " PERGI KAU JALANG ! " gadis itu langsung berlari saat Ibu dari sang lelaki masuk " Lucky Kun !!! " Gadis itu tersenyum lalu menghapus air matanya dan tersenyum "Aku harap kita bertemu di hujan meteor yang sama selanjutnya "Hak Cipta Terpelihara
1 bahagian