Menerobos Kabut Merah

Menerobos Kabut Merah

  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Semakin banyak anak-anak yang tak peduli dengan masa depan mereka, semakin berat pula beban yang akan ditanggung oleh bangsa kita. Jumlah kebodohan dan kemiskinan akan semakin tinggi. Mau jadi apa bangsa ini?..." Bersama novel Menerobs Kabut Merah ini, kita akan menelusuri lika-liku kehidupan anak muda yang serba ingin tahu. Tema yang diambil menarik, disampaikan menggunakan gaya bahasa yang santai tapi bisa menyelipkan pesan. Pembaca ikut digiring merasakan konflik hidup Radit dan selalu ada kejutan dalam mencari solusi. Ciri khas karakter yang unik dan lucu, buat pembaca jatuh cinta (Intan Larasati Aeny - Anggota Jaringan Penulis Indoneia) Saya salut dengan hadirnya buku tersebut, hikmah di balik itu carilah sahabat yang baik agar tidak terbawa pada hal yang negatif. Memang bergaul bebas, tapi jikalau tidak mampu untuk menahan hawa nafsu dunia alangkah baikya cari sahabat yang baik. Sebagaimana pepatah mengatakan, bergaul dengan tukang minyak maka akan terbawa wanginya . Bergaul dengan tukang ikan maka akan terbawa baunya. Semoga buku tersebut bisa menjadi pelajaran anak di zaman sekarang. (Ustadz Lutfi Saeful Aziz, S.Pd. - Rois Syuriah MWCINU Ibaraki, Jepang) (Novel by Roby EL-Qolby)
All Rights Reserved
#78
duniaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Tetangga My Friend [LENGKAP]
  • TIME will TELL {On Going}
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Dear Boss's Daughter
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • Back To Home
  • Strawberry
  • RIMBA MERUN

Tulisan nggak ada attitude-nya. Airen dan Ridwan tetanggaan, sekelas, dan sering tebeng-tebengan. "Drama apa lagi ini?" tanya reader. "Koplak pokoknya," jawab author. Alurnya jelas, penggambarannya ngeblur. Tokohnya remaja, otaknya edisi penuaan. Kelakuan konyol, alhamdulillah kaga typo (y sama t deket euy) Skil nulis masih ikan hiu makan tomat (goblog). Hujat aja gapapa! Anak kecil usia 3 sampe 7 tahun digandeng dulu, 8 sampe 15 tahun lebih baik minggir. 16+ serah kalian.. "Cerita dewasa ya, kak?" tanya reader entah mana lagi. "Pedoman nyebrang jalan aja." See you di dalem ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines