Saat Perempuan Jatuh Cinta

Saat Perempuan Jatuh Cinta

  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 6, 2021
Saat perempuan sedang jatuh cinta, apa yang mereka rasakan? apa yang mereka pikirkan? apa yang mereka lakukan? Saat perempuan sedang jatuh cinta, ada rasa bahagia seakan-akan sedang terlahir kembali, ada debaran di hati yang dapat meledakkan jiwa dan pikiran mereka, dan ada juga sakit yang menusuk-nusuk hingga ke relung sendi. Saat perempuan sedang jatuh cinta, beberapa tidak segan-segan untuk menunjukkan kepada pencuri hatinya, tapi beberapa ada yang memendamnya sangat dalam hingga putih menjadi warna rambut mereka. Cerita ini mengenai para perempuan dan kisah mereka dalam menghadapi perasaan jatuh cinta yang mereka alami.
Todos los derechos reservados
#209
romansaremaja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja Yang Sunyi
  • Aderaga [ON GOING]
  • Felicia> Januari With You
  • Erlangga
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Canvas of Love (Tamat)
  • My posesif man!
  • Antara Rasa dan Jarak (S1)

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido