
Semesta memintaku untuk melepaskan nya padahal menggenggamnya pun aku belum sempat. Lantas apa yang lebih menyakitkan dari harus melepaskan padahal memilikinya pun aku tak sampai. Kehadiranmu laksana pelangi datang kala hujan mulai mereda memberiku harap setelah badai menerpa, lantas kamu menghilang sekejap mata seakan tak membiarkanku untuk memintamu tetap tinggal. Tuhan? Bolehkah aku menjadi hambamu yang egois sekali ini saja. Aku mohon jangan hilangkan dia dari hidupku. -Anna Dineschara.Všechna práva vyhrazena