Story cover for Kapten Buaya Darat by Queen_ptr
Kapten Buaya Darat
  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Feb 06, 2021
"Ai,"panggil  Ray lembut.

"Apa!"Bentak Aileen dengan nafas nya yang menggebu-gebu dan wajah merah padam.

"Aku bisa jelasin semuanya,kamu jangan marah-marah dulu.Bawa bertenang Ai."

"Udah gak usah jelasin lagi!Kamu selingkuh kan?Ngaku?!"Bentak Aileen.

"RAYMONNNNN!!!"teriak Aleena memasuki kafe.

"Astaghfirullah,matilah hamba ya Allah...."lirih Ray.

"Lo siapa?"tanya Aileen sinis ke Aleena.

"Seharusnya gue yang nanya lo itu siapa?"Bukannya menjawab,Aleena malah bertanya balik.

"Gue pacarnya Ray,"ujar Aileen.

"impossible!Gue pacarnya Ray,"pungkas Aleena.

Ray sudah menutup kedua wajahnya dengan menahan malu.

"Mbak!"

"Apa!"ujar Aileen dan Aleena serentak.

"Kalau mau ribut silahkan keluar.Disini tempat makan,bukan tempat adu mulut,"ucap karyawan kafe.

Raymon menahan salivanya menatap kedua gadis di depannya dengan tatapan membunuh.

Jangan lupa meninggalkan jejak😗
All Rights Reserved
Sign up to add Kapten Buaya Darat to your library and receive updates
or
#574gokil
Content Guidelines
You may also like
I became the wife of the male lead {End} by Arabellevvx
34 parts Complete
SEGERA TERBIT! Lysandra. Seorang mahasiswi kedokteran, harus menelan pahit kenyataan dan situasi yang menimpa dirinya. Gadis yang memiliki mulut ceplas-ceplos itu, menyadari jika jiwanya terlempar ke dalam tubuh figuran yang merupakan istri dari pahlawan pria. Yang dimana, akan mati dipenggal oleh protagonis pria tersebut. Memikirkan secara keras akan kelanjutan hidupnya, Lysandra bertekad akan menceraikan Gavril, sebelum waktu kematiannya tiba. ........... "Mari bercerai." Udara terasa membeku begitu saja, seakan waktu ikut berhenti guna memperjelas suasana. kedua manik hitam pekat Gavril, melebar karena terkejut. Pria yang jarang menunjukkan ekspresi itu, untuk pertama kalinya terkesiap tak percaya. "Lihat aku." Jari-jari panjang milik Gavril, mendekat lalu mengarahkan dagu sempit wanita itu agar menatap padanya. "Kau meminta cerai?" Wajah tampannya terdistorsi sesaat sebelum senyuman menawan di bibirnya kembali tampil. "Aeris....." Merinding naik ke punggung Aeris. Suara Gavril terdengar lembut, hanya saja situasi dan ekspresi wajahnya, sangat tak kontras dengan nada yang ia keluarkan. "Bunuh aku." "Y-ya?" "Lebih baik aku mati dari pada harus berpisah dengan istri ku." Genangan air, mulai menumpuk pada kelopak matanya. Dapat dipastikan, jika pria itu mengerjap, maka cairan bening itu akan lolos dari tempatnya. Tunggu, tunggu! Mengapa jadi seperti ini?! Aeris adalah figuran! Figuran! Demi nenek Tapasya dan Upin Ipin yang tak tamat-tamat TK, ini teh, kumaha?!
The Man by theonlymuse
83 parts Ongoing
WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#360 in Roman (20-06-2025) 🎖️#346 in Roman (21-06-2025) 🎖️#187 in Roman (22-06-2025) 🎖️#166 in Roman (23-06-2025) 🎖️#148 in Roman (24-06-2025) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025)
Sebuah Titik : SAGARA by AtifLutfi
7 parts Complete Mature
"Iya aku maafin",Ucap Rita. Tapi gw masih belum yakin kalau dia beneran maafin setelah apa yang gw ceritain tentang kenyataan yang sebenarnya antara gw sama Eci, perasaan gw saat itu ga karuan, bingung karena ga tau harus gimana biar yakin kalau dia beneran udah maafin gw, takut, karena apa hubungan gw sama dia bakalan berakhir karena sebuah kejujuran yang gw katakan, gw hanya bisa terdiam dan sesekali melihat raut wajahnya buat meyakinkan apakah dia terlihat marah ataupun sebaliknya. " Aku beneran minta maaf, jujur aku udah nyaman sama kamu, karena itulah aku cerita yang sebenarnya, kalau setelah ini kamu menjauh dan kita ga ketemu lagi, aku cuman bisa pasrah dan terima karena ini salah aku" ucapku sambil menghampiri rita yang masih duduk di meja riasnya. Untuk meyakinkan lagi, gw pun meminta maaf untuk kesekian kalinya sambil sedikit membungkuk, namun tiba-tiba dia menarik wajahku dan mencium bibirku lalu berkata : " Kamu tau kan aku tinggal dimana?" " Dan kamu tau kan nyari aku kemana?" Ucap Rita, sembil beranjak dari tempat duduknya lalu menarik tanganku isyarat bahwa dia sudah siap untuk melanjutkan rencana kita jalan berdua. Kita pun memutuskan untuk makan di sebuah cafe di daerah jalan Riau, aku pun sesekali memperhatikan wajahnya dan terlihat seperti tidak terjadi apa-apa. Pikir gw, mungkin dia hanya mencoba menjaga suana dan bakalan ninggalin gw setelah malam ini berakhir. waktu udah lewat jam 11 malam, akhirnya kita berdua memutuskan untuk pulang. " Bu eci gimana?" tanya rita sesaat setelah masuk ke dalam sebuah taksi yang akan mengantarkan kita berdua pulang, " Maksudnya?" jawab gw, " Kamu sama Bu eci bisnis bareng dari nol sampe punya hubungan, dan sekarang kamu jalan sama aku, apa dia bakalan terima?" tanya rita sambil memainkan hp nya. gw cuman bisa terdiam karena gw pun ga tau apa yang akan terjadi setelah ini.
Harta Tahta Alita by Laila_Powter
45 parts Complete
COMPLETED ✓ Ini bukan cerita tentang perebutan harta, bukan juga tentang berebut kedudukan atau tahta. Tapi ini cerita tentang tiga laki-laki tampan dalam satu rumah yang berebut hati Alita. "Gue dulu, jadi Alita itu milik gue!" hardik pria yang mengenakan seragam putih abu-abu, ia menggenggam tangan Alita. "Gak bisa. Lo terlalu bocah buat, Al," balas Gilang, ia menarik tangan kiri Alita hingga lengan gadis itu menabrak dada yang kokoh untuk laki-laki seumurannya. "Ehh ... Ehhh." Mereka saling menarik tangan Alita hingga membuat sang empunya kesakitan. Grep. Mata Alita membulat lebar tatkala merasakan tangan kekar melingkar di perutnya. "Berhenti. Kalian gak boleh ngarep dapetin Alita," tukas Adnan, ia menatap tajam kedua adiknya. "Pergi sana," katanya lagi. "Gak!" balas Gilang dan Alif kompak. "Ini perintah! Kalian gak boleh membantah!" Adnan menunjukkan sipat kepemimpinannya, hingga kedua adiknya mengangguk dan perlahan melepaskan tangan Alita kemudian berlalu meninggalkan mereka. "Tangan kamu sakit ya?" tanya Adnan, ia masih memeluk Alita. Gadis itu hanya mengangguk. Pria bertubuh seksi itu mengecup ceruk lehernya kemudian menenggelamkan wajahnya disana. Batin gadis itu berteriak, dipeluk Adnan dari belakang seperti ini sangat tak baik untuk kesehatan jantungnya. "Akan saya pastikan tidak ada yang bisa miliki kamu, kecuali aku, Al," katanya. Alita menoleh spontan ke samping saat mendengar itu, matanya membulat lebar dan dia? Tercipta senyum smirk di bibir tipisnya kemudian-- "Hmppphh.." Pria itu mengecup bibirnya hingga ia semakin membulatkan mata lebih besar, lalu memejamkan mata saat merasakan lidahnya yang mulai memasuki mulut, mengabsen gigi-gigi Alita yang berderet rapih hingga tubuh gadis itu memanas. Gimana? Penasaran? Baca dan jangan lupa tinggalkan votmennya 😘
You may also like
Slide 1 of 10
INI CINTA BUKAN BENCI cover
I became the wife of the male lead {End} cover
See You Again (On Going) cover
RAFA(Rain Rafa) cover
The Honeymoon Is Over [FIN] cover
Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)  cover
The Man cover
Sebuah Titik : SAGARA cover
Harta Tahta Alita cover
I'm the male lead's wife? cover

INI CINTA BUKAN BENCI

23 parts Complete

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊