Another Us

Another Us

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 11, 2021
Apakah dimensi lain itu benar-benar ada? Apa yang akan kalian lakukan jika bisa pergi kesana? menetap? belajar? atau hanya sekedar bermain sesaat? Lalu apa jadinya jika dimensi lain yang kita bayangkan selama ini ternyata tak seindah itu? Masihkah mau menetap? Tentang segelintir remaja yang kehilangan memori terakhirnya dan sampai di dunia yang tak pernah mereka ketahui ada sebelumnya. Kutukan, ancaman, pembunuh, penyihir, mantan, segala jenis ketakutan harus mereka hadapi demi bisa kembali ke tempat mereka berasal. Mampu kah mereka menemukan jalan pulang dan kembali? Atau mereka lebih memilih menetap? Highest rank: #10 in dimensi (02 Maret 2021) #13 in dimensi (28 Februari 2021) #21 in dimensi (25 Februari 2021) #28 in dimensi (22 Februari 2021)
All Rights Reserved
#152
war
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [ENHYPEN]: ECLIPSE ; Find The True Soul
  • Verare:The Ending
  • The Consort ✔
  • Kaisar, Tolong Abaikan Saya! [END]
  • Serendipity : The Last Generation [Tamat]
  • ϲ Ӏ ɑ ղ ժ ҽ Տ Ե í ղ ҽ
  • {Revision} Save Our Dimension : Protect The World from Destruction
  • Book I: The Arcanum of Aalisha [END & TERBIT]
  • the Castle

"Setiap bumi itu menyimpan lapisan dimensi, dan setiap lapisan menyimpan misteri. Entah kapan dan bagaimana misteri itu terungkap. Entah menjadi cahaya atau menjadi bahaya." Malam itu gerhana bersenandung kelam, membukakan pintu kematian. Segala kemungkinan menyeberangi dunia, menjemput setiap jiwa-jiwa yang merayap. Memberikan kekuatan pada setiap jiwa terpilih yang terlantar. Memberikan pilihan; selamat atau celaka. Pilihan mereka tentu menjadi penopang atas kedua dimensi; dimensi arb yang berisi makhluk buangan dan dimensi ark yang berisi para pemilik kuasa. Namun sekali lagi bukan, ini bukanlah duniamu. Pergi. Temukan duniamu. Temukan jiwamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines