Sudut Pandang

Sudut Pandang

  • WpView
    LECTURI 103
  • WpVote
    Voturi 8
  • WpPart
    Capitole 3
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare sâm, mar 5, 2022
Sebuah catatan patah hati seorang fotografer yang berkian kali tersakiti dan ditinggalkan. Sampai saat ini ia masih menutup hatinya untuk perempuan manapun. Bahkan ia punya prinsip bahwa ia takkan percaya pada perempuan manapun kecuali ibu, adik, dan anggota keluarganya. Mampukah seorang perempuan mematahkan prinsip tersebut sehingga ia bisa kembali jatuh cinta dan menemukan pasangan hidupnya?
Toate drepturile rezervate
#12
radityadika
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • The Blooming Lady [completed]
  • Antara Cinta, Waktu, dan Takdir
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Alice [Completed]
  • BUKAN DILAN MILEA
  • Perfect Love
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)

"Katakan padaku bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang bahkan tak pernah mencoba mencintaimu kembali?" Liana tak pernah bermimpi menjadi istri dari lelaki yang menatapnya seperti beban. Ia hanya gadis biasa, yang jatuh terlalu dalam pada laki-laki yang patah dan tak ingin diperbaiki. Pernikahan mereka tak dibangun dari cinta, tapi dari kesunyian yang tak diucapkan, dari janji-janji yang tak pernah dibuat, dan di dalam rahimnya, tumbuh seorang anak yang mungkin tak pernah dirindukan ayahnya. Di balik keheningan rumah yang dingin, di antara senyum pura-pura dan malam tanpa pelukan, Liana menulis surat-surat untuk anaknya. Ia tahu, dunia tak akan memberinya bahu untuk bersandar tapi ia ingin sang anak lahir dari seorang ibu yang pernah mencintai sepenuh hidup, meski dicintai tak pernah jadi bagiannya.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut