Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Unwanted Princess

Unwanted Princess

  • WpView
    LETTURE 646
  • WpVote
    Voti 91
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mar 26, 2021
WpInfo
Narrativa
Narrativa storica
Luna tidak tahu mengapa saat membuka mata bukan omelan sang ibu yang ia dengar. Bukan kamar berantakan yang ia temukan. Melainkan sosok Yu Ah yang menangisinya. Tanpa bisa dipercaya, apa yang ia dengar dari mulut Kirana -sepupunya, akhirnya terjadi padanya. Bukannya terlempar ke era majapahit, Luna mendapati dirinya terasingkan di Dinasti Joseon. Luna hanya tahu dirinya tersesat dalam drama yang dia tonton semalam. Beginikah? Apa dia harus mengikuti alur cerita yang bahkan dia belum tahu akan seperti apa endingnya? Namun Luna gagal, pria itu tanpa belas kasihan membuat Luna jatuh. Seberapa keras Luna coba mengelak, dia tetap mencintainya. Seberapa keras Luna menolak, dia tetap menginginkan pria itu. Pria dingin nan kasar yang tak segan memangkas leher siapapun. Luna mendamba pria itu. 🏆 95 #fiksisejarah
Tutti i diritti riservati
#2
fiksikorea
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • 49 𝓓𝓪𝔂𝓼 [2𝓨𝓮𝓸𝓷] ✓
  • My Sassy Lady
  • PARADIGMA
  • ADDICTIVE [END]
  •  𝐋𝐢𝐞 | 𝐊𝐓𝐇
  • Edina & Juan
  • She is Mine
  • UNSPOKEN WORDS || SUGA X READER (END)
  • BTS Elemental : The Black Pixya

Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti