JODOH (Cerpen )

JODOH (Cerpen )

  • WpView
    Membaca 5,207
  • WpVote
    Vote 374
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 19, 2021
Ketika dunia saling membantu lihat cinta mana yang tak jadi satu . Di dunia ini tak ada kata kebetulan perpisahan dan pertemuan adalah takdir . Sebanyak apapun penghalangnya jodoh akan tetap bertaut dan menemukan jalannya. Tak ada yang bisa memilih dengan siapa hati dan cintanya bertaut . Cinta adalah takdir dan menikah adalah satu pilihan .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#881
fiksiumum
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jodoh Pilihan Allah [END]
  • [3] My Wife Stella
  • Red thread of destiny | Dong Sicheng
  • Kita Dan Takdir
  • Prioritas Kedua [Completed]
  • Enchained | End
  • Perjodohan Romantis (season 2) # Complete
  • Perasaan Yang Sama
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • "Jejak dalam Sunyi"

Nadhira percaya jodoh sudah Tuhan atur, dia berkomitmen untuk pacaran setelah menikah dan lebih memilih mengupgrade diri menjadi wanita yang berpendidikan. "Lo nggak pernah pacaran kalau nikah nanti gimana? lo mau jadi perawan tua?" "Jodoh itu sudah Tuhan atur, bahkan ketika seseorang di takdirkan meninggal dalam keadaan belum menikah. Jodohnya pun sedang menunggu ajalnya dan mereka akan menikah di surgaNya Allah. Lalu untuk apa aku takut?" **** "Nadhira, izinkan saya menikahimu!" "Saya bukan seorang ning, saya merasa tidak pantas menikah dengan njenengan, Gus." "Saya tidak perduli meski kamu bukan seorang ning. Saya tetap ingin menikahi kamu, jika kamu bersedia!" Yang terjaga akan mendapatkan yang terjaga pula, benarkah seorang Nadhira yang menjaga dirinya selama bertahun-tahun untuk tidak berpacaran kini justru mendapatkan jodoh seorang gus muda. Tak sengaja bertemu dan dua hati setelahnya ia di khitbah. Sungguh takdir Tuhan yang luar biasa indah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan