Zidan Sii Resee

Zidan Sii Resee

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jul 26, 2022
"Sayang.. Kamu jangan tinggalin aku yaa.."ucap Zidan Lemah. Aleta menusap rambut Zidan. "Iya, Aku gabakal ninggalin kamu. Aku bakal temenin kamu sampai sembuh." "Janji...?"menatap Aleta sendu. "Janji.."menautkan kelingking mereka. _________________________________________ "Kamu mau Zidan sembuh kan?"ucap Wiguna. Aleta mengangguk lemah. "Ada syaratnya..!" "Maksudnya - om.."Aleta menatap heran Papa Zidan. "Apa perlu saya ulangi perkataan saya?" Wiguna jalan kedepan."Zidan bukan anak kandung saya, kalau kamu mau Zidan sembuh ada syaratnya." Aleta terdiam mendengar pernyataan ini."Apapun syaratnya saya terima om." "Syaratnya kamu harus jauhi Zidan." Bagai disambar petir di siang bolong, Aleta membeku. Ia tak heran dengan syarat yang diberikan oleh Papanya Zidan. Aleta membimbang tapi ia juga tidak ingin menjauhi Zidan apalagi di kondisi seperti ini. "Iya om saya terima syaratnya."ucap Aleta lirih. Wiguna tersenyum kemenangan, lalu meninggalkan Aleta yang menangis.
Todos los derechos reservados
#59
lupaingatan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BULAN [END]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • KIARILHAM【END】
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Zidna ✔ (Completed)
  • Be with you
  • Ali Arkhan
  • GREENSTA [END]
  • Obat Untuk Luka | End
  • Arsyilazka

Menjalin hubungan asmara tak selamanya menyenangkan, itu terbukti ketika Bulan yang pada akhirnya memutuskan untuk menjadi kekasih Angkasa Rajaswara― pria yang paling disegani di SMA Galaksi. Dengan memiliki niat terselubung supaya terlindung dari perundungan teman-teman di sekolah, Bulan malah menerima banyak hal yang tak mengenakkan dari kekasihnya. Bahkan, pria itu memperlakukan Bulan lebih buruk daripada teman-teman di sekolahnya. Selama menjalin kisah asmara dengan Angkasa, yang Bulan terima hanyalah luka dan air mata. "Asa ... aku yakin, suatu saat nanti, ketulusanku akan mencairkan hatimu yang beku." Sampai kemudian ucapan itu terlontar dari bibirnya yang bergetar, Angkasa tersadar jika perlakuannya pada sang kekasih selama ini sangatlah keterlaluan. Lalu apakah Bulan masih bisa memaafkannya setelah semua yang Angkasa lakukan? Luka yang sudah Angkasa torehkan sangatlah dalam. Butuh waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan. Walau begitu, bekasnya tak akan pernah bisa hilang. ... [Cerita ini dibuat berdasarkan imajinasi penulis. Tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun. Bila ada kesamaan nama maupun tempat, itu merupakan ketidaksengajaan. Cerita ini hanya fiktif belaka] DON'T COPY MY STORY!!! Just for fun! Start: Rabu, 02 Februari 2022 All Rights Reserved © Cnt Annabella

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido