QIANA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 27, 2021
"Ada 3 hal yang ga bisa dimaafin. SELINGKUH, PENGKHIANAT, dan PEMBUNUH" Qiana tersenyum miring setelah mengatakannya,membuat semua orang yang berada diruangan merinding ngeri Tapi, seorang lelaki berdiri menuju Qiana, ia membisikkan tepat di telingan Qiana "Kalau gue, jangan pernah pergi atau gue yang pergi" Semua menyergit melihat dua orang itu yang sedang tersenyum layaknya devil. Tak ada yang tau apa yang akan terjadi sekarang, dan dimasa depan
All Rights Reserved
#453
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Hindered By Time
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • Jerat Pesona Cegil
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • Whispers in the Blood
  • Still You
  • Transmigrasi Bunda
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • ADIKARA ELUSIF (END)

Dilorong sekolah yang suasananya sangat mencekam. Ditambah suara bising-bising angin. Menambah mistisnya sekolah saat itu. "Rin! Ini aku! Pliss jangan sembunyi! Aku mau bicara Rin"Pinta seseorang. Orang tersebut masuk kedalam kelas dan tiba-tiba 'DUMMM' Suara pintu ditutup keras. Pintu kelas tersebut tertutup sendirinya. Orang tersebut masih tenang. "Rin! Aku tau itu kamu! Aku tau kamu pasti mendengarkan aku. Walaupun aku ga bisa liat kamu. Tapi, pliss dengarin penjelasan aku" Orang tersebut berdiri didekat meja guru. Dia melihat seisi kelas dengan seksama. Saat dia menoleh kearah meja guru yang tepat disebelahnya,dia melihat kehadiran gadis yang ia cari. "Mau apa lo!!" "Pliss Rin balik ketubuh kamu. Kamu ga boleh melewati alam lain Rin! Aku tau kamu sakit hati. Aku tau kamu kecewa sama semua orang. Tapi, ga gini caranya Rin! Apa kamu ga mikir bagaimana mamamu udah lahirin kamu didunia. Dan kamu dengan egoisnya pergi dari dunia sebelum ajal kamu. Ingat! Kamu udah ngelangkahin Tuhan"Orang tersebut menjelaskannya dengan penuh kasih sayang. Air mata berhasil jatuh dari sudut mata Arine. Orang tersebut mau sekali mengahapus air mata itu, tapi tidak bisa. Dia sekarang berbeda dunia dengan Arine. Apalah dayanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines