Gilang dan Gebi

Gilang dan Gebi

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 15, 2021
Hidup Gilang selama ini baik-baik saja, namun setelah cinta hadir dihidupnya semuanya berubah. Tiba-tiba saja ia jatuh cinta pada seseorang tanpa berfikir panjang. Gilang mencintai seorang gadis cantik beragama Kristen yang bernama Gebi Natalia. Cinta adalah hal yang tak bisa kosong dari hati manusia. Rasa ingin memiliki merupakan hal yang sangat diinginkan oleh manusia contohnya Gilang dan Gebi. Rasa cinta perlu diuji dan didasari oleh keyakinan yang sama untuk saling bersama. Maka bagaimana jadinya jika cinta yang berbeda agama? Akankah mereka dapat bersatu? "Untukmu agamamu dan untukku agamaku." QS. Al-Kafirun ayat enam (6).
All Rights Reserved
#64
berbeda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALL ABOUT YOU, I FELL ( ZEESHA )
  • Faith
  • Cinta beda agama
  • AGRATA
  • Me After You (Zeesha)
  • PERBEDAAN
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • Cinta Beda Keyakinan [ ON GOING ]
  • Hope (Zeesha)

Kamu boleh mencintainya tapi jangan ambil dia dari tuhannya (Korintus 6:14-15) Untuk mu agamamu, Untukku agamaku ( QS Al-kafirun: 6) Cinta pertama yang tak pernah hilang, hanya tersembunyi di balik waktu dan keyakinan. Marsha dan Zeean adalah dua nama yang dulu tak terpisahkan. Mereka tumbuh bersama, berbagi tawa, mimpi, dan rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh dua anak yang percaya bahwa dunia milik mereka berdua. Tapi hidup berkata lain. Perbedaan keyakinan dan pilihan hidup memisahkan mereka. Marsha dibawa jauh oleh keluarganya. Zeean tumbuh dalam jalan yang berbeda. Waktu berjalan, dan mereka masing-masing membangun hidup baru-dengan keluarga, anak, dan luka yang tak pernah sembuh sepenuhnya. Lalu takdir mempertemukan mereka lagi. Dalam usia yang matang, di tengah hiruk-pikuk kehidupan sebagai orang tua, dua hati itu kembali bersentuhan. Tidak dengan harapan akan bersama, tapi dengan pengakuan: bahwa dulu mereka pernah saling mencintai-dan mungkin, diam-diam, masih tetap begitu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines