Suami Dingin!

Suami Dingin!

  • WpView
    Reads 39,772
  • WpVote
    Votes 3,306
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 26, 2021
* Perjodohan Paksa * " AAAAAAAAAAAAAAA!!! AKU BENCI KAMU JASS!!!! " Teriak Alice diatas tempat tidur , Jason mendengar itu sontak langsung memakai handuk nya dan keluar dari kamar mandi. " Ka-kamu kenapa? " Tanya Jason ingin memeluk Alice , dengan cepat Alice menghindar " Jangan dekati aku , aku ngga suka liat tubuh kamu disentuh wanita lainn!! " Tangis Alice kembali pecah dan Alice pun berteriak. " Ka-kamu liat semuanya? itu salah paham , aku mau jela-.." Omongan Jason terpotong , " Cukupp , tinggalin Alice sendiri dulu yah..kamu ganteng jas tapi kamu ngga punya perasaan " Ucap Alice melembut dan lemah. Inspirasi cerita? Boleh kok Plagiat? Jangan ya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • Klandestin- (Alexandra!)
  • How Do We End Us?
  • AILAH(END)✅
  • My Doll Wife [End]✓
  • tentang sebuah rasa
  • Istri yang tak di inginkan
  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • #1 My Cold Senior Is My Husband ( Tersedia Di KaryaKarsa )

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines