OBSTACLES
  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 21, 2022
Seorang yang dijuluki sebagai dry ice untuk pertama kalinya gagal membekukan hati seeorang. Terkaget dengan apa yang dia dapat. Bahkan gadis itu tidak sekalinya mencoba. Saat obsidian itu menangkap hazel manis yang bercahaya ditengah lautan permata. Seakan kejora yang mematahkan cahaya seribu bulan. Menemukan karma dari semua perbuatanya. Mampukah si dry ice untuk pertama kali meraih mataharinya? Bolehkah? "kau bongkahan kristal yang tak pernah terjamah oleh orang orang. Walau mereka mencoba, mereka sendirilah yang akan membeku. Tapi dia? Dia hanya tertawa?!"
All Rights Reserved
#38
conflict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biarkan Aku Mencintainya ✔
  • Struggle
  • ARGA [REVISI]
  • REYDIRA  || TERBIT
  • "Hujan"
  • ice bear kesayangan
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • SEBELUM KITA BERBICARA
  • JUST BE MINE [END]
  • The Ice Boy

{Sudah Diterbitkan} [Masih ada chapter 1-4] Pergi, berlari, menghilang, tidak bisa mengubah apapun. Perasaan Sherly tetap untuk kakaknya. Dunia membenci mereka, sudah pasti. Bahkan dunia sudah memisahkan mereka. Sherly terbang ke kota orang, meninggalkan sosok Arga yang ia cintai. Tidak mungkin bjsa bersama. Dia selalu jujur kepada perasaannya, setiap kali mengecup bibir merah itu. Deva hadir, membuat semuanya berubah. Termasuk isi hatinya. Semua yang berhubungan dengan Deva, mengingatkannya pada kakaknya itu. Dari pelukan Deva, genggaman tangan Deva, dan ciumannya. Pada akhirnya Arga datang menyusul dirinya. Mengambil apa yang dia punya. Sherly menjauh pada Deva. Terakhir, Sherly membenci Arga. ©Hak Cipta Terlindungi, ViernaSalsabila, 2016.

More details
WpActionLinkContent Guidelines