Story cover for OBSTACLES  by AmandaRatuMunggu
OBSTACLES
  • WpView
    LECTURES 81
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 81
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement févr. 08, 2021
Seorang yang dijuluki sebagai dry ice untuk pertama kalinya gagal membekukan hati seeorang. Terkaget dengan apa yang dia dapat. Bahkan gadis itu tidak sekalinya mencoba. Saat obsidian itu menangkap hazel manis yang bercahaya ditengah lautan permata. Seakan kejora yang mematahkan cahaya seribu bulan.
 Menemukan karma dari semua perbuatanya. Mampukah si dry ice untuk pertama kali meraih mataharinya? Bolehkah?



"kau bongkahan kristal yang tak pernah terjamah oleh orang orang. Walau mereka mencoba, mereka sendirilah yang akan membeku. Tapi dia? Dia hanya tertawa?!"
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter OBSTACLES à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#261friendly
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
JUST BE MINE [END], écrit par Bulanpurnama05
71 chapitres Terminé
⚠️ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA "Kenapa lo nggak biarin gue menang, sih? Kenapa lo mala lempar bola itu ke gue?!" teriak Naina. "Buat apa gue lakuin hal itu sama lo? Sementara lo nggak pernah anggap gue ada!" jawab Gama dengan wajah datarnya. "Apa lo lakuin itu karena lo emang masih benci sama gue?" tanya Naina. "Iya, karena gue benci sama lo." "Apa?" "Lo emang egois, Nai. Lo selalu mikirin perasaan lo sendiri tanpa memperdulikan perasaan orang lain." "Iya, gue emang egois. Lo tahu perangai gue, 'kan? Seharusnya lo nggak perlu kaget lagi dengan perangai buruk gue," ujar Naina dengan kedua tangannya yang mengepal kuat. Gama memejamkan sejenak kedua matanya lalu mencengkram kuat kedua bahu Naina. "Apa lo pernah mikir sekali ... aja gimana sedihnya seseorang yang sayang sama lo saat lihat lo terluka dan lebih memilih diam seperti orang bodoh saat semua orang nggak henti-hentinya berargumen buruk tentang lo?" --Terkadang, cara terbaik dalam memecahkan masalah adalah berhenti untuk peduli. Itulah yang saat ini Naina lakukan, ia sudah cukup lelah menjelaskan semuanya. Makanya, ia lebih memilih untuk diam dan berhenti untuk perduli.-- Ini tentang Naina, gadis cantik namun mempunyai kepribadian yang dingin dan sedikit kasar. Ia mendapatkan julukan 'si kulkas berjalan' di sekolahnya. Karena sikap dinginnya itulah membuat semua orang salah mengartikan tentang dirinya dan menganggap Naina aneh. Namun, siapa yang menyangka jika dibalik wajah dingin dan tatapan tajamnya itu ternyata menyimpan segudang rahasia besar? Naina Aldebaran, menceritakan konflik persahabatan, keluarga, dan percintaannya yang penuh misteri. @Naina_Aldebaran
Vericha Aflyn ✔️, écrit par Icacty_
58 chapitres Terminé
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
ARGA [REVISI] cover
REYDIRA  || TERBIT cover
Struggle cover
Angel Baby  cover
Baneblood Brotherhood  cover
COLD GIRLS OR BAD GIRLS cover
JUST BE MINE [END] cover
Biarkan Aku Mencintainya ✔ cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
"Hujan"  cover

ARGA [REVISI]

24 chapitres Terminé

[UPDATE SEMINGGU SEKALI] 'Jika matahari akan pergi karna ada nya bulan dan kegelapan,apakah kamu juga akan pergi jika aku datang dengan segala kekuranganku?'-Darasyha Sherenia 'Apa segala kekurangan mu dapat meruntuhkan kesetian ku?'-Arga Briantara Fernando *** "Mau lo apa sih?!"sudah cukup kesabaran Dara menghadapi Arga. Apa memang cowok senyebelin ini? "Mau lo apa?"tanya Arga lalu duduk di samping Dara. "Mau gue?lo pulang!" "Mau gue?lo jadi pacar gue" Deg *** Pertemuan yang tidak di inginkan membuat kedua insan saling membenci. Si gadis cerewet dan pria nyebelin yang bersifat tolak belakang. Seperti langit dan bumi,matahari dan bulan tetapi saling melengkapi. Apakah mereka tetap saling membenci?atau ada benih cinta di antara mereka atau kedua nya?