When Do You Love Me?

When Do You Love Me?

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 23, 2022
Macio Kinalo, pertemuan awalnya dengan Queenzie Angelica Putri merupakan kesialan dalam hidupnya. Seorang gadis sombong yang dengan mudahnya membuang uang dihadapannya. Setelah pertemuan itu Cio berharap tidak akan bertemu lagi dengan gadis itu. Namun takdir berkata lain. Bahkan setelahnya banyak kejadian sial yang menimpanya. Dan pasti itu hanya karena seorang gadis yaitu, Queenzie Angelica Putri. Pertemuan tidak disengaja itu menumbuhkan bibit cinta yang tidak pernah Cio rasakan sebelumnya. Tanpa sadar dirinya jatuh cinta kepada Angel sang gadis sombong. Perasaan benci yang awalnya muncul perlahan lahan berubah menjadi rasa nyaman dan tidak ingin kehilangan. Namun dibalik itu semua ada dinding besar yang harus ia lewati. Dinding yang tidak akan pernah ia tembus sampai kapanpun. Sebuah restu yang tidak akan pernah ia dapatkan bagaimanapun ia berusaha. Penolakan yang akan terus ia dengar setiap kali ia nyatakan cinta. Ternyata semua yang terjadi itu belum seberapa dengan peristiwa besar yang akan terjadi berikutnya. Penipuan, pembunuhan dan perebutan harta, semua itu ia pecahkan sendiri untuk mengetahui siapa orang tua kandungnya yang asli. Akankan perjuangan cintanya membuahkan hasil? Dan apa mungkin ia bisa menjalani semuanya sendiri? ***** "Akankah semua ini berakhir?" Macio Kinalo. ***** "Sorry, gue terlalu egois. Gue harap Happy Ending yang lo inginkan benar benar ada," Queenzie Angelica Putri. *****
All Rights Reserved
#180
sadboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines