(FANFICTION BAP) Lost by ALyN

(FANFICTION BAP) Lost by ALyN

  • WpView
    LECTURAS 201
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 2, 2014
Dia berbalik dan semuanya menghilang. Dia menghadap ke depan dan semua tiba-tiba muncul di depannya. Ia dipaksa percaya. Percaya dengan apa yang seharusnya tak bisa ia percaya. Dan ia akan tahu. Mengetahui suatu hal yang seharusnya tak ia ketahui. “Junhongie…” Suara lembut itu memanggilnya, terdengar bagaikan melindungi dirinya dari apapun yang mengancamnya, suara itu memeluknya. Sekarang apapun bisa disamarkan. Apakah kebaikanmu juga akan tersamarkan? “Junhongie…” Kali ini suara itu berusaha menyadarkannya dari mimpi. Mimpi apa? Memangnya ia sedang bermimpi? “Choi Junhong?” Suara yang tadinya terdengar jelas, kini samar-samar menghilang. Menghilang bagaikan waktu yang tak dapat kembali. Kenangan yang tersimpan tak dapat diulangi. Waktu yang telah habis tak dapat kembali. Tubuhnya berada disini. Apakah jiwanya juga berada disini? Bukankah pikirannya sedang kemana-mana? “Pertanyaanku… Apa kau akan menghilang bersamaan dengan waktu? Bertahanlah dengan jiwaku, hyung… Kalau aku sudah tiada, tubuhku-pun akan hancur… Maka, bertahanlah seperti kenangan yang kita telah habiskan bersama.” Dan ia sepertinya akan benar-benar bertahan di dalam kenangan semata, waktu seakan menggerogoti mereka. “Dan seiring berjalanannya waktu…” Jongup sengaja tak melanjutkan perkataannya. Apa? Segalanya menghilang. Aku, Choi Junhong, selalu terjaga sampai jam dua pagi. Jam sepuluh pagi -menjelang siang, entah mengapa aku selalu merasakan kebahagiaan yang berlebih. Tetapi aku akan selalu bahagia. Karena aku menyukaimu. -PROLOG END-
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Expectation Of Love (Vrene - Book II)
  • Undiscloser Desire
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • FOR YOU (JOHNJAE) (HIATUS)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • 𝕌𝕟𝕡𝕝𝕒𝕟𝕟𝕖𝕕 𝕃𝕠𝕧𝕖 ✓
  • Fighting!

PRIVATE Ketika semuanya kembali seperti masa lalu, ketika kisah lampau terbuka kembali dengan segenap kekuatan untuk saling bersama sirna bersama derasnya angin perpisahan Orang ketiga Lagi - lagi kekuatan cinta diuji oleh orang tersebut. Namun, banyak hal berbeda, kini bukan Irene lah yang menjadi yang ketiga namun Ia yang diduakan, dulu Ia adalah perebut namun sekarang miliknya lah yang direbut. Apakah ini karma? Entahlah hubungannya bersama Taehyung seperti berada di ujung tanduk tatkala Ia meningat dulu pada akhirnya Taehyung memilih Irene, memilih sang wanita kedua dan meninggalkan yang pertama. Ketakutan Irene semakin menjadi ketika Taehyung bersama gadis lain, bagaimana nasib pernikahan ataupun putra mereka? Akankah mereka akan tetap bersama ataukah mereka akan terpisah karena keegoisan mereka? Hanya waktu yang bisa menjawab segalanya.Tentang bagaimana mereka berusaha menggenggam ataupun tentang bagaimana mereka saling melepaskan. "Setelah kata kita berpisah, maka tetaplah tuk kejar kebahagiaan walau bukan aku dan kau yang menjadi porosnya melainkan dirimu dan dirinya lah, ketika itu perlahan aku akan mundur bersama jutaan kenangan yang kita ukir bersama" -Bae Irene "Mencintai dirimu dan dirinya adalah bagian hidupku, aku sadar aku egois untuk kalian namun tak ada satupun yang bisa kupilih, hati ini ingin kalian bukan dirimu atau dirinya" -Kim Taehyung "Apakah salah jika aku mencintai dirinya? bukankah semua orang berhak mencintai dan dicintai? Aku dan dia akan selalu bersama karena kita saling mencintai?" -Ryu Sujeong "Apakah tak sedikitpun peluang diriku di hatimu? kupikir akulah yang jauh lebih layak bersama dirimu karena aku menjanjikan bahagiamu bukan membuatmu menitihkan luka layaknya yang Ia lakukan" -Kim Mingyu "Dulu aku pernah berusaha memperjuangkan dirimu namun kau lah yang melepas diriku. Tenang saja posisimu di hatiku tak berubah sedikitpun namun dirikulah yang berubah karena aku takkan menggapaimu" -Kim Taeyong

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido