Hola Mi Amor

Hola Mi Amor

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 9, 2021
Ayu Saraswati, gadis cantik dari Bali ini awalnya hanya berniat mengunjungi sang sahabat yang kini tengah bersekolah di Paris. Usut punya usut, gadis barbar yang mengaku pintar ini justru tersesat ketika sedang transit di Dubai. Berhayal bisa berjalan-jalan sambil mencari pria dompet tebal justru dirinya tersesat disalah satu pusat perbelanjaan disana. Nasib buruk seakan membuntutinya, ia malah jadi sasaran empuk sindikat perdagangan manusia dan tiba-tiba terbangun di negeri pizza. Tak punya kenalan, tak tau jalan, dan tak mengerti bahasa. Lebih-lebih uangnya masih dalam bentuk rupiah. "Trying to run away baby girl?" "mati aja lo om-om kampret!" poor Ayu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Damn Kidnapped! [END]
  • Fierce Love
  • Bratva's Obsession
  • Sugar Baby Tuan Muda Mafia
  • Cinta Eksklusif (Perjudian)
  • The light of dandelion

Arabella, putri tunggal seorang pengusaha ternama, tumbuh dalam gemerlap harta namun jauh dari kebebasan. Hidupnya diatur sang ayah dengan ketat-hingga tekanan itu membuatnya memilih melarikan diri. Ia pikir di luar sana, ia bisa merasakan manisnya hidup tanpa belenggu. Namun, pelarian itu justru menyeretnya ke dalam takdir yang lebih kelam. Bukan kebebasan yang ia temukan, melainkan Alexander-pria misterius yang menculiknya dan membawanya jauh ke negeri asing. Di balik dingin tatapannya, tersimpan rahasia besar. Antara kebencian dan rasa ingin tahu, Arabella harus menghadapi kenyataan: kadang, kebebasan justru datang dengan harga yang tak pernah ia bayangkan. "Brengsek jauh-jauh dari ku pria tua sialan!" "Kau tau Arabella, laut sangat mirip denganmu. Berisiknya menenangkan tapi diamnya adalah tanda bahaya." "Jika nanti kami mengecewakanmu, aku harap kau mau memaafkan kami." ___________________________________________________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan