PAPA LAN MOMY WEI (WANGXIAN)-(M-PREG)

PAPA LAN MOMY WEI (WANGXIAN)-(M-PREG)

  • WpView
    Reads 85,484
  • WpVote
    Votes 5,964
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 13, 2021
apa yang terjadi?? ah kenapa pantat ku sakit sssshh.. umm apa ini?? i-in-ini se-seperti sperma!!! apa yang bichen!!?.. kenapa isss iyu menjijikan.. aakkhh pinggang ku sakit lubang pantat ku juga sakit... brugk. eh lanzhan!!? astaga ada apa dengan tubuh ku kenapa banyak bercak mereka... kenapa keluar sperma di lubang pantat ku... apa ini lanzhan...?? AAAAAAA LAN ZHAN KAU MEMPERKOSA KU BAGAI MANA JIKA AKU HAMIL!!!! ka laki laki tidak akan hamil wei Ying!!"lan wangji oh iya beanr jug ehehe tapi kau memperkosa ku lan zhan bisa bisa kau memperkosa ku saat aku mabuk!!! aku juga tidak sadar wei Ying telah melakukan itu padamu"wangji.. •••••• "wang ji!! apa kau melakukan itu dengan tuan mida wei!!? sampai dia mengandung!!?" lan xj chen maaf xiong zhang.. wangji khilap"😔😔
All Rights Reserved
#672
wangxian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • change
  • Ukhti Khilaf
  • Forced ( Henxiao )
  • mpreg
  • LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines