Kerai [Tamat]

Kerai [Tamat]

  • WpView
    Reads 409
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaikan kerai bambu yang menutupi jendela di suatu gubuk. Di luar sana hujan lebat menerjang, empat orang berteduh darinya. Mereka tidak akan ke luar karena suara dari derasnya hujan masih terdengar dan petir juga menyambar. Datang satu orang, dengan berani dia menggulung kerai, sehingga cahaya matahari masuk ke dalam gubuk itu. Hujan telah reda, pelangi terlukis indah di atas sana. Dia adalah Ryota. Ryota, siswa SMA yang berhasil mengubah kehidupan empat sahabatnya, mati. Tragedi kematiannya memutus tali persahabatan yang telah dia bentuk. Adik Akane yang juga hadir pada malam tragedi itu dikatakan menjadi pemicu kematian Ryota yang sangat berharga bagi Maki, Anzu, Jiro, dan Akane sendiri. Situasi canggung menyelimuti hubungan mereka hingga kelulusan dan tidak lagi bertegur sapa. "Mengapa Ryota tidak memberitahu masalahnya sedangkan dia selalu saja membantu kami ke luar dari pemikiran yang keliru?" ××× Mulai: 1 Maret 2021 Selesai: 18 Juli 2021 [Karya ini diikutsertakan pada projek menulis "Kimaji" yang diadakan oleh Kadentyas Publisher]
All Rights Reserved
#225
diri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • We Are Best Friend! [ Telah Terbit ]
  • Lingga [SELESAI]
  • HILANG [Segera Terbit]
  • MENEPI UNTUK PERGI [END]
  • THE RAIN
  • Rainangkasa #2 [END]
  • SaCiMi✅

Rainylia Lilian Putri tidak pernah menyangka kalau hidupnya akan berubah setelah menabrak malaikat tak bersayapnya ditengah hujan. Dirgatta Reihansel Wijaya. Seorang kakak kelas yang dinginnya melebihi es kutub selatan, datar seperti triplek, dan sangat emotionless. Yang pastinya memiliki sifat yang sangat bertolak belakang dengan Rain yang sangat periang, ramah, dan suka sekali tersenyum. Rain itu, tidak masuk akal. Terlalu baik, polos, positif, tidak pernah marah atau mendendam. Sejauh ini , itu yang ada di pikiran Rei. Oh, dan jangan lupakan fakta bahwa Rain selalu berpura-pura terlihat kuat. Kehilangan Ayahnya saat berumur 10 tahun. Dibully seluruh siswi sekolah. Dikhianati sahabatnya sendiri. Hubungan dengan sang Mama tidak baik. Dipukuli Lala dan teman-teman-temannya setiap hari, tidak pernah melapor ataupun membalas. Rain masih bisa tersenyum. Seakan semuanya baik-baik saja. Ia fikir, pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja. Pasti. Hanya Rain seorang yang mempunyai senyuman yang unik. Senyum bahagia yang penuh dengan luka. - "Bahkan yang terlihat paling kuat sekalipun akan tumbang saat orang yang ia jadikan pegangan hidup memilih pergi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines