HAMPA
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 1, 2021
"Jangan pernah janjiin aku sebuah kalimat syahadat yang belum tentu kamu ucap galenka"-gapta. "Buat apa mencintai burung yang sudah terbang, yang ada gak ada gunanya, seperti mewarnai langit, memanaskan api, yang ada gak ada artinya. Seperti menabur garam dilautan yang ada gak ada gunanya. Seperti suara gendang yang ditabuh berselisih, ada perasaan seseorang yang bersuara tapi tak pernah kau anggap ada dan tak kau hiraukan raganya"-gazzan. Cinta memiliki makna berbeda disetiap pasang mata. Perasaan seperti ribuan kupu-kupu terbang didalam dada adalah cinta, perasaan seperti tertusuk belati adalah patah hati, perasaan menyesakkan adalah sedih, perasaan manis seperti gulali adalah bahagia. Itu beberapa definisi perasaan menurutku, dan mereka tak pernah abadi, hanya datang, hinggap dan pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Meant For Us
  • AURORA
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Langit Artharendra
  • Not Me & Not Mine
  • Langitra

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines