Akhir Cerita Senja

Akhir Cerita Senja

  • WpView
    Reads 335
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 17, 2023
Welcome to my first story!!! Diperebutkan oleh 2 lelaki yang begitu menyayanginya membuat Senja muak dengan drama setiap harinya. "Lo pilih gue atau si kelinci Key?" Tanya Ryan disela lamunan Senja. Dengan 2 makhluk berwujud manusia yang selalu mengikutinya kemanapun yang selalu menggangu waktu tenangnya. Di saat seperti ini ia selalu mendapatkan cinta yang berlimpah, tapi di lain situasi ada sesuatu yang membuat hatinya sesak. Difitnah oleh ayah sendiri atas kematian bundanya. Belum lagi tekanan lain yang ia rasakan. "Tuhan bisakah Senja mendapatkan kebahagiaan yang kekal? Bisakah kau membantuku melewati ini?" Sesekali ia terkekeh atas keinginan yang tak akan pernah terwujud itu. Akankah Senja mendapatkan kebahagiannya? Atau bisakah Senja memilih antara Ryan dan Radit agar berhenti untuk membuat drama di setiap harinya? Atau bisakah ia mendapatkan cinta dan kepercayaan lagi dari sang ayah? Semua jawabannya akan Senja dapatkan seiring berjalannya waktu. Yuk mampir, dibaca dulu mana tau dighosting kek ayang. Don't copy my story!
All Rights Reserved
#86
ryan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • ALLER
  • I Love You √
  • Edelweiss Gugur di Musim Semi
  • Gone(✔)🔚
  • CINTA UNTUK SENJA
  • Senja Kaylara [ END ]
  • SKENARIO RASA
  • Hues of You

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines