Hallo, Mas Duda!

Hallo, Mas Duda!

  • WpView
    Reads 893,588
  • WpVote
    Votes 73,874
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 4, 2021
[FOLLOW AKUNKU SEBELUM BACA!] Raga menatap gadis di depannya ini dengan sorot mata yang agak berbeda. "Duda duda begini tapi saya masih perjaka," ucapnya pada Riani, gadis yang sedari tadi berdiri di depan meja kerjanya. "Udah punya anak tapi dibilang masih perjaka," Batin Riani "Saya gak nanya loh, Pak." "Oh, jadi berani ya kamu ngomong seperti itu sama atasan kamu." Riani pun gelagapan. "Eh-eh gak, Pak. Saya gak maksud lancang sama Bapak, saya minta Maaf." "Sudah-sudah, kamu boleh pergi tapi jangan panggil saya Bapak, panggil saya 'Mas' ok?" "I-iya, Pak, eh M-Mas," ucapnya kikuk Raga Dirgantara seorang Direktur muda dengan ketampanan yang mampu memikat setiap wanita, tapi di umurnya yang masih berusia dua puluh tiga tahun ia sudah menyandang status 'Duda', karena perceraian dengan istrinya empat tahun yang lalu. Most Impressive Rank #3 in Riani [03/03/2021] #5 in Dirgantara [03/03/2021] #11 in Raga [03/03/2021] #2 in Riani [24/03/2021] #1 in Riani [26/03/2021] #7 in Raga [27/03/2021] #3 in Dirgantara [27/03/2021] #1 in Kuliah [25/03/2021] #37 in Komedi [25/08/2021] #10 in Happy [15/09/2021] out of 37.6k stories
All Rights Reserved
#59
duda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Duda Ganteng Itu Suamiku (Completed)
  • Pak Pacar [TERBIT]
  • YOU ARE MINE (completed)
  • ARUNIKA'S WORLD (SELESAI)
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • Dasar Dosen Gila || END
  • PAK DOSEN SPECIAL OFFER
  • Randhika ✓
  • Lovely Husband [END]
  • Mr. Lecturer [END]

[Warning! Mengandung banyak kebucinan] Tetangga dan teman sekelas kompak mengataiku gadis jutek. Mereka juga bilang aku nggak pedulian terhadap lingkungan sekitar. Tentu saja aku masa bodoh dengan omongan mereka, tetapi rupanya sikap tersebut justru membuat kelabakan sendiri. Suatu hari, tepatnya di malam sabtu yang bertabur bintang. Sepulang dari pesta kelulusan, aku dikagetkan dengan banyak orang berkumpul di ruang tamu. Ada papa, mama, juga abangku. Ditambah keberadaan tiga orang asing sebagai tamu. Mereka menatap, bahkan tersenyum ramah. Kentara sekali menaruh perhatian besar terhadapku. Yang membuat kaget setengah mati adalah apa yang diucapkan pria paruh baya seperti papa, terlihat berwibawa di usia kisaran 58 tahunan, "Maksud kedatangan kami untuk mengkhitbah putri kalian, Lilianna Anandhita. Untuk putra kami, Raka Narendra Mahawira." 15 kata dalam satu kalimat, sukses membuatku nyaris kena serangan jantung. Start : Oktober 2019 Finish : Maret 2020 Copyright : Hellowol_

More details
WpActionLinkContent Guidelines