SAIGA HEART

SAIGA HEART

  • WpView
    Reads 1,261
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 30, 2024
- persahabatan penghianatan cinta dendam dan rindu..... " aku ingin kau menjadi pemenang, hanya pemenang.....! aku tidak menerima kegagalan Steph..... " merekalah musuh ku, merekalah yang harus kau hancurkan......!! " hancurkan mereka dengan tangan mu sendiri, aku ingin melihat semuanya dan jangan kembali sebelum kau mendapatkan kemenangan untuku...... ~~~~~ " oh dia adalah anak baru di sekolah ku oemma..... " wajahnya sangat cantik dan benar benar tipe ku sekali..... ~~~~~ " jika kau berkata kau mencintaku kenapa kau pergi..... " kenapa kau meninggalkan aku..... anak itu masih memeluk ku dari belakang dan mulai menangis di punggung ku, aku melihat nya..... anak yang tadi memandang langit dengan nanar tiba tiba memeluku..... anak yang benar benar sangat angkuh itu kini menagis di dalam dekapan ku...... ~~~~ " jadi itulah tujuan mu masuk dan mendekati oenni ku Liu kecil...... " kau ternyata sama dengan ayah mu si brengsek joseph.....!! " apa kau fikir aku hanya akan diam saja kau mendekati oenniku....?! " kau akan berhadapan dengan ku....!! wanita cantik itu beberapa kali memberikan pukulan dan juga benar benar melawan anak itu yang kini tersenyum di antara bibirnya yang kembali memuntahkan cairan merah dari bibir manis nya itu saat ia melawan pelindung keluarga go...... ~~~~ " sica bawa aku bersama mu..... " belum saat nya.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • the winner (end)
  • i'm sorry.
  • Key
  • Dont love me (END)
  • MUSUH TAPI NIKAH 18+
  • we love you jeno
  • I DESERVE TO BE HAPPY (CHEOLHAN GS) END

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines